Serius Tertibkan Antrean BBM Subsidi, Ini Trik Bupati Bone

Serius Tertibkan Antrean BBM Subsidi, Ini Trik Bupati Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM-– Turut gerah melihat antrean yang mengular setiap harinya, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, segera meminta jajarannya untuk bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum, guna menyelesaikan masalah ini. Bertempat di gedung Lateya Riduni, rapat pembentukan Satgas yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, berlangsung pada Senin (24/8/26).

Andi Asman yang terus memantau perkembangan SPBU telah membentuk Satgas sebagai bentuk peduli keresahan masyarakat Bone. Tak hanya mengundang APH, terlihat pihak SPBU juga hadir bersama dinas terkait yang memberi rekomendasi pengambilan solar subsidi, yakni Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan.

“Kasi kode itu jeriken. Uji petik satu minggu atau secukupnya pasti terdeteksi untuk keperluan apa. Kita akan lihat siapa yang melakukan pembelian, dibawa ke mana BBM tersebut, digunakan untuk apa. Apakah memang untuk kendaraan, pertanian, perikanan atau kebutuhan lainnya yang sesuai aturan, atau hanya kedok untuk mendapatkan BBM subsidi. Ini yang harus kita telusuri,” tegas Andi Asman.

Diantara yang hadir, Camat Bengo, Andi Azhary Pratama, menyampaikan rasa antusias dan dukungannya terhadap pembentukan Satgas. Bukan tanpa sebab, rupanya Andi Azhary juga ikut merasakan langsung persoalan antrean BBM.

“Saya korban pak. Saya mendukung satgas ini terbentuk dan siap menjadi bagian dari satgas, bahkan 24 jam,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan Pemkab Bone terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengatasi antrean BBM. Menurutnya, tambahan pasokan menjadi langkah cepat untuk meredakan kondisi di lapangan, sedangkan pembentukan Satgas akan menjadi langkah jangka panjang dalam memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib, transparan dan tepat sasaran.

“Kita meminta adanya drop tambahan mobil tangki dan tambahan pasokan untuk Bone. Alhamdulillah, permintaan tersebut mendapat persetujuan dari Pertamina. Ini kita lakukan untuk mengatasi antrean dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat bisa segera terpenuhi. Pemkab Bone bersama APH akan memperkuat pengawasan di lapangan. Pemerintah berharap masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM bersubsidi tidak lagi dirugikan akibat adanya praktik pembelian berlebihan maupun dugaan penyalahgunaan,” terang Andi Akmal.

Langkah Andi Asman membentuk Satgas diharapkan masyarakat menjadi solusi atas kesulitan mereka mendapatkan BBM subsidi. Andi Asman sendiri meyakinkan tidak akan tinggal diam jika terbukti ada oknum nakal yang menyalahgunakan BBM subsidi ini.

“Kalau ditemukan penyalahgunaan, termasuk penimbunan atau praktik lain yang melanggar aturan, tentu Satgas akan bertindak bersama aparat penegak hukum. Jangan coba-coba menyalahgunakan BBM bersubsidi,” tutupnya.


Comment