MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kartu pra kerja yang dicanangan pasangan calon presiden RI nomor urut 01 Jokowi-Ma’aruf Amin dinilai bukan solusi masalah pengangguran.
Baca Juga : Muchtar Daeng Lau Sebut #2019 Gantipresiden Panggilan Nurani
“Kartu pra kerja tidak masuk akal,” tegas Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi PAS 02 Sulsel, Andry Suryana Arief Bulu pada Dialog Kebangsaan di Warunk Soqta, Jumat (12/4/2019).
Baca Juga : Musafir Kelana Greget dengan Infrastruktur yang Dibanggakan Pemerintah
Kata dia, Indonesia memiliki 15 juta angkatan kerja saat ini. Jumlah tersebut merupakan pengangguran. Angka ini bertambah 5 persen setiap tahun.
Video Diskusi
Baca Juga : FPI Sulsel: tak ada Jalan Lain, 17 April Menangkan Prabowo-Sandi
Solusinya, kata Arief, OK Oce atau One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship yang digaungkan Sandi. Program ini untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship.
Baca Juga : Lebih Dahsyat dari UAS, Ini Doa Habib Muchsin untuk Prabowo-Sandi
“Mereka diberi pelatihan, akses modal, akses pasar hingga teknologi,” katanya.
Selain masalah pengangguran atau ketersediaan lapangan pekerjaan, program unggulan Prabowo-Sandi lainnya, yakni kesejahteraan dan harga terjangkau.
“100 hari pertama akan turunkan harga bahan bakar,” pungkasnya.
Comment