BONE, BERITA-SULSEL.COM — Lain orang lain peruntungan, mungkin demikianlah pepatah yang tepat menggambarkan nasib kakek Tahang yang tinggal sendiri di sebuah rumah tua di Desa Jaling Kecamatan Awangpone.
Ketika orang lain bisa berganti pakaian dua kali sehari, kakek Tahang justru harus rela mengenakan pakaian wanita pemberian orang yang prihatin dengan kisah hidupnya.p
Video kakek Tahang yang tinggal sendiri
Berbekal belas kasih tetangga, kakek Tahang mampu bertahan hidup dan bisa tetap makan. Di usianya yang telah renta, tak ada peralatan apapun dalam rumah tua miliknya yang bisa digunakan untuk memasak.
Kakek Tahang mungkin hanya satu dari sekian banyak orang yang membutuhkan uluran tangan sesamanya. Dari keterangan Amir, tetangga sekaligus tokoh masyarakat, kakek Tahang sebenarnya punya 2 orang anak, hanya saja kakek Tahang tetap harus berjuang sendiri karena kedua anaknya yang telah berumah tangga tidak bisa setiap saat membantunya.
“Ada anaknya, satu di Kalimantan tapi tidak pernah pulang, satu lagi sekampung tapi ya begitulah sekali-kali saja datang berkunjung karena kerjanya juga hanya sopir bantu” kata Amir.
Sejak istrinya meninggal 5 tahun lalu, kakek Tahang terkadang menjual satu persatu barang yang ada dirumahnya demi untuk membeli makanan. Beruntung kakek Tahang masih memiliki rumah yang bisa dia tinggali dan bisa berteduh dari hujan dan terik matahari. (eka)
Comment