Laporan : Muhammad Ikram
Tim Media Yayasan Muamalah Syariah Indonesia)
Dari Kota Makassar
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Madani Institute atau Center for Islamic Studies kembali menggelar Madani Islamic Forum (MIF) dengan pembahasan Perbandingan Sistem Ekonomi Islam dan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Rabbani Boleuvard Makassar, Sabtu (13/7/2019).
Hadir sebagai pembicara Dr Khaerul Akbar MEI, alumni Program Doktor Ekonomi Islam UIN Alauddin Makassar, membahas perbandingan konsep antara ekonomi Islam dan barat.
Kata dia, terdapat prinsip dalam sistem ekonomi Islam, salah satunya di dasarkan pada nilai-nilai Islam itu sendiri.
“Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang di dasarkan pada nilai-nilai Islam. Prinsip dasarnya adalah prinsip tauhid yaitu segala sesuatu diciptakan oleh Allah dengan tujuan,” ucapnya.
Prinsip yang lain dalam sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi barat memiliki perbedaan yang sangat mendasar.
“Kapitalisme itu harta dikuasai penuh oleh manusia. Sosialisme itu dikuasai oleh negara, sedangkan Islam segala harta apapun bentuknya adalah pemberian Allah yang penggunaannya diatur menurut aturan-aturan Allah,” imbuhnya.
Akhir materinya, pembina Yayasan Muamalah Syariah Indonesia ini, memaparkan manfaat yang didapatkan dalam menerapkan sistem ekonomi Islam
“Manfaat penerapan sistem ekonomi Islam. Nilai-nilai ekonomi Islam sangat kuat dan pelakunya tidak akan melakukan kecurangan karena sadar akan dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Selain itu, memperhatikan kepemilikan individu dengan batasan-batasan yang ditentukan oleh agama. Negara merupakan institusi penting dalam perekonomian sebagai kontroling.
Tak hanya itu, manfaat penerapan sistem ekonomi Islam memiliki sistem yang baik dalam memenuhi pemerataan melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Setiap individu dalam sistem ekonomi Islam akan termotivasi untuk bekerja keras,” tutupnya.
Comment