MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sejumlah kalangan masyarakat telah menyatakan mosi tidak percayanya kepada sejumlah wajah lama Calon Wali Kota (Cawalkot) Makassar.
Mosi tidak percaya ini dilandasi dari berbagai aspek salah satunya karena wajah lama tersebut telah berkali-kali menjadi calon beberapa Pilwali periode terakhir.
Selain itu, animo masyarakat juga menurun disebabkan ada diantara mereka yang terpilih namun belum bisa memberikan bukti dari janji-janji politiknya.
Tokoh Masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Fajri contohnya. Saat ditemui salah satu Warkop Jalan Tentara Pelajar, Sabtu (8/2/2020), mengaku kecewa dengan munculnya wajah lama tersebut dalam bursa Cawalkot Makassar.
Kata dia, seharusnya mereka tidak lagi ada dipermukaan karena menjabat saja belum bisa berbuat banyak lantas ingin mencalonkan lagi.
“Kami sangat mengidamkan sosok figur baru yang ada sekarang untuk bisa menjadi pilihan masyarakat. Kami tidak menginginkan Pilwali ini hanya jadi ajang ambisi penguasa tanpa memperdulikan nasib rakyat,” ujarnya.
Ia mengatakan, publik juga sudah sadar dengan kondisi ini. Buktinya, nama-nama mereka justru tenggelam jika dibandingkan beberapa figur baru yang bermunculan.
“Harapan kami yah saya selaku Tokoh Masyarakat justru lebih kepada bagaimana keinginan masyarakat. Alangkah lebih baiknya jika Pilwali ini kita mengedepankan mereka yang masih baru yang masih fresh dengan visi misi serta ide programnya,” ujarnya.
“Dari pada kita memberi harapan kepada orang lama yang justru lebih banyak mengandung unsur kepentingan yang mengenyampingkan keinginan rakyat,” tutupnya.
Comment