Hari Keenam, Begini Kondisi Terkini Pasca Banjir Bandang Masamba

BONE, BERITA-SULSEL.COM– Menuju ke Kampung Lombok Kelurahan Bone Tua Kecamatan Masamba, yang dihuni mayoritas bugis, pada hari keenam pasca bencana, Ahad (19/7/20) sekitar pukul 6.30 pagi, terlihat puluhan rumah telah ditinggalkan penghuninya karena ketinggian lumpur mencapai atap rumah warga.

Salah seorang warga yang kini mengungsi, Safar, mengatakan kalau pada malam kejadian air tiba-tiba muncul dari arah sungai di belakang rumahnya. Sungai Masamba memang hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah warga, setelah banjir pinggiran sungai meluas dan kedalamannya kini mencapai 7 meter.

Video Pasca Banjir Bandang di Masamba Luwu Utara

“Kami mengungsi karena rumah penuh lumpur tapi syukur disini tidak ada yang meninggal, yang paling parah itu daerah Radda. Setelah kejadian, tidak sampai sejam lumpurnya mengeras jadi kami tidak bisa kembali ke rumah” tutur Safar.

Saat ini warga sudah banyak menerima bantuan pakaian, untuk itu warga berharap donatur lebih baik memberikan sembako atau uang untuk kebutuhan hidup warga yang tinggal di pengungsian.

“Baju sudah banyak, kami butuh uang untuk membeli kebutuhan karena kami tinggalkan rumah dengan baju di badan” keluh Lamo’, juga salah seorang warga yang tinggal di pinggiran Sungai Masamba.

Untuk menyingkirkan lumpur, beberapa alat berat terlihat mulai beraktivitas disekitar Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Indah Putri Indriani. Warga berharap pemerintah segera melakukan pengerukan di Sungai Masamba agar kejadian banjir bandang tidak terulang. (eka)


Comment