JENEPONTO, BERITA-SULSEL.COM -Program penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI di Kabupaten Jeneponto berjalan aman dan lancar.
Dalam penyalurannya ke puluhan ribu keluarga kurang mampu atau dalam program ini disebut Keuarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah berjuluk “Turatea” dilakukan berdasarkan koridor atau regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau dalam hal ini Kemensos sebagai pemilik program.
Adapun bantuan yang diberikan kepada para keluarga penerima manfaat adalah bantuan bahan pangan. Penyalurannyapun dipercayakan pada suplayer yang telah ditunjuk sebelumnya oleh pemerintah.
Menurut suplayer BPNT Kabupaten Jeneponto, Abd Rahim, program bantuan pangan pro masyarakat miskin ini sudah berjalan sudah cukup lama sebelum ada masa pandemi Covid 19 yang melanda lebih dari 200 negara di dunia termasuk Indoneaia.
Abd Rahim menyebutkan sebelum masa pandemi, jumlah KPM se-Kabupaten Jeneponto yang menerima bantuan ini sebanyak 29 ribu lebih Kepala Kelurga (KK) yang semuanya merupakan keluarga miskin. (tidak mampu).
“Namun saat masa pandemi melanda dunia termasuk kita di Indonesia secara umum dan Jeneponto secara khusus keluarga penerima bertambah sebanyak 46 ribu KK,” kata Abd Rahim.
Ia menjelaskan bantuan pangan yang diberikan masing-masing, beras premium 10 kg , 30 butir telur plus 4 kaleng ikan kaleng ukuran 155 gram per KK. Dari tiga jenis bahan pangan yang disalurkan itu kata Rahim jika dirupiahkan nilainya sebesar Rp200 ribu per KK. Harga inipun tambahnya sudah ditetapkan oleh pemerintah.
“Jadi bukan kita yang menetapkan standar harga namun pemerintah (Kemensos RI),” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Daerah (Korda) BPNT) Kabupaten Jeneponto, Suriadi menambahkan penyaluran bantuan pangan ini dilaksanakan setiap bulan.
Agar penyalurannya berjalan cepat dan tepat sasaran, ada 144 warung yang menjadi mitra suplayer di semua kecamatan Jeneponto yang ditunjuk oleh tim koordinasi provinsi sebagai penyalur
Di akhir perbincangan, Suriadi juga tak lupa menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan kepada puluhan ribu KPM di bumi Turatea dilaksanakan setiap bulan.
“Yang belum kita salurkan sekarang tinggal bulan November dan Desember,” ucapnya. (an).
Comment