MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Menjelang akhir tahun 2020, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemendikbud) RI luncurkan sebuah platform baru bertajuk “Kedaireka”.
Platform Kedaireka yang diresmikan Presiden Jokowi pada 3 November 2020 adalah platform kolaborasi perguruan tinggi dengan industri dengan tujuan membangun kemitraan antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan industri sebelum mengajukan hibah matching fund bersama-sama.
Selain itu, Kedaireka juga membangun ekosistem Kampus Merdeka sebagai upaya menyelesaikan berbagai isu sosial masyarakat, tantangan industri, serta beragam temuan penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa agar dapat terealisasi nyata.
“Kedaireka memberikan semangat baru bagi perguruan tinggi dengan dunia industri untuk bertransformasi dan membangun solusi bagi negeri”, ujar Setiawan, Tim Akselerasi Reka Cipta, Dirjen Dikti Kemendikbud pada acara Sosialiasi dan Bimbingan Teknis Pendaftaran Paltform Kedaireka serta Peluang Matching Fund, Jum’at (4/12/20) di Universitas Bosowa Makassar.
Pada kesempatan itu rektor Universitas Bosowa Prof. Dr. Ir. Muhammad Saleh Pallu, M. Eng membuka acara yang dihadiri lebih dari 100 dosen dari 50 perguruan tinggi di Kota Makassar.
“Saya harap terjadi banyak kolaborasi karena kedaireka adalah platform yang sangat akseleratif mewujudkan rekacipta,” tambah Saleh Pallu menyemangati para dosen.
Pada kesempatan itu, STIMLASH Jaya mengirimkan dua dosen yg sudah banyak terlibat dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ; Dr. Iwan Perwira, SE, MM dan Mukhtar Galib, S.Sos, MM.
Grand launching Kedaireka akan digelar pada 12 Desember 2020 lewat siaran langsung pada stasiun TVRI, ZOOM dan Y’Tube. Diharapkan banyak insan dikti mengikuti acara ini hingga mencapai 75 ribu peserta dan dapat memecahkan rekor sebagai peserta webinar terbanyak di Indonesia.
Penulis : Dr. Iwan Perwira.
Comment