BONE, BERITA-SULSEL.COM– Masih sempat buka puasa bersama suami, istri Houston (26), DW, dikabarkan tak kuasa ikut menjemput jenazah suami yang sekarang berada di RS Yasin, Bone. Houston tewas di tangan BNN Pusat saat penangkapan di area Pelabuhan Bajoe, Minggu (18/4/21) dini hari.
Dari pengakuan DS, sepupu Houston, terduga pelaku masih pengantin baru dan saat ini DW dalam keadaan shock, sering pingsan, sehingga tidak bisa ikut rombongan keluarga untuk menjemput jenazah Houston.”Pengantin baru, belum setahun, istrinya tidak bisa ikut, tidak kuat lihat jenazah suaminya” kata DS, sepupu pelaku.
Diceritakan paman terduga pelaku, Rusman, bahwa mereka sempat buka puasa bersama di sebuah kompleks perumahan di Pare-Pare. Houston yang warga asli Sidrap, menetap di Pare-pare usai menikah dengan DW.
“Saya sempat buka bersama, tapi setelahnya dia pamit beli rokok, waktu sahur saya tanya istrinya, Houston kemana, katanya pergi ambil mobil” beber Rusman.
Rusman sendiri terkejut ketika sampai di Sidrap membaca berita bahwa Houston ditembak karena kasus narkoba. Meskipun Houston pernah merasakan dinginnya jeruji besi karena narkoba, Rusman mengaku kalau keponakannya itu telah berubah sejak menikah dan sudah punya pekerjaan.
“Saya kaget, BNN telepon katanya Houstan kritis di RS, tapi tiga menit kemudian BNN telepon lagi, katanya Houston sudah meninggal” tutupnya.
Rusman bersama keluarga masih menunggu arahan pihak RS Yasin dan BNN sebelum bisa membawa pulang jenazah keponakannya. Mengenai kronologis penembakan hingga identitas pelaku lainnya belum diketahui karena pihak BNNK sendiri belum mendapat informasi resmi dari BNN Pusat. (eka)
Comment