BULUKUMBA, BERITA-SULSEL.COM – Siswa-siswi MAN 1 Bulukumba menyaksikan ritual adat Kajang “Battasa Jera” di Desa Bonto Baji dan Desa Tana Towa, Kecamatan Kajang, Bulukumba, Selasa, (26/4/2022).
“Battasa Jera” yang artinya membersihkan makam ini merupakan ritual adat suku Kajang yang dilakukan setiap kali menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Kunjungan tersebut sebagai rangkaian dari proses pembelajaran materi geografi “Keragaman Budaya sebagai Identitas Nasional” yang dibimbing langsung oleh guru mata pelajaran, Andi Muhammad Tasmira.
Menurut alumni magister manajemen STIE Amkop ini, kearifan lokal dan budaya sekitar perlu dipahami oleh generasi muda sebagai generasi pelanjut.
“Siswa-siswi sebagai generasi pelanjut perlu untuk menjaga budaya agar tidak punah digilas zaman, itulah tujuan kami melakukan kunjungan ini” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan siswa-siswi harus membuka cakrawala berpikirnya melihat keragaman budaya yang ada di Indonesia.
“Kita harus pahami bahwa di Indonesia ini sangat banyak dan beragam budayanya sehingga kita harus bijak menyikapi perbedaan budaya dengan saling menghargai,” tambahnya.
Setelah menyaksikan prosesi ritual adat, siswa-siswi melakukan wawancara terkait tradisi adat tersebut sebagai bahan laporan.
Diketahui, siswa-siswi yang ikut kegiatan tersebut adalah kelas XI IPS 1 dan kelas XI IPS 2 didampingi guru Geografi, Andi Muhammad Tasmira beserta Guru Bahasa Indonesia, Arfandi Wahyu. (SYF).
Comment