Dikemas dan Tergeletak di Gudang, Ini Pengakuan Pelaku Pencurian Uang  Wakil Ketua DPRD Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Berita hilangnya uang ratusan juta milik Wakil Ketua DPRD Bone, Andi Wahyudi Taqwa, merebak usai legislator PAN tersebut mendatangi Polsek Tanete Riattang untuk membuat laporan resmi. Dari informasi yang diperoleh, jumlah uang tersebut mencapai angka lebih 1 miliar, kemudian raib sekitar Rp600 juta.

Aiptu Tahir, Kanit Buser Polsek Tanete Riattang, mengatakan laporan polisi diterima pada 10 Mei lalu dan beberapa hari kemudian 3 pelaku menyerahkan diri, disusul 2 pelaku lainnya. Ketiga pelaku diantaranya masih tetangga dengan pelapor, yakni FA, BO dan DI.

Saat berkunjung ke Polsek Kota, Sabtu (28/5/22) siang, terlihat kelima pelaku sudah ditahan. Salah seorang terduga pelaku, FA, mengakui telah mengambil uang tersebut dari rumah Wahyudi, namun tidak menghitung dengan jelas berapa jumlah uang yang didapatnya.

“Katanya saya 65 juta, tapi saya tidak tau juga karena saya tidak hitung. Saya dua kali masuk kesitu, saya ambl 800 ribu, saya dikasi juga sama teman 50 juta, katanya, terus ada yang kasi juga 15 juta. Itu uangnya saya belikan I Phone, ada juga saya belikan chip 3 juta, yang lainnya itu saya lupa” tutur FA.

Diakui FA, sejak dulu memang sering kumpul bersama teman-temannya di rumah Wahyudi untuk numpang menggunakan WIFI. FA dan teman-temannya tidak menyangka ada uang ratusan juta yang disimpan Wahyudi di sebuah ruangan kosong.

FA menuturkan, di bulan Desember 2021 lalu, dia menemukan uang pecahan Rp100 ribu yang sangat banyak dan dibungkus layaknya paket barang.

Namun, ada bekas robekan diujungnya yang memudahkan FA menarik sejumlah uang dari bungkusan itu. Paket berisi uang itu tergeletak bersama barang rongsokan lainnya di sebuah gudang yang dulunya bekas tempat ayam milik Wahyudi.

“Disitu saya dapat uangnya, banyak sekali, tapi uang lama, diikat tali, dibungkus plastik hitam, lalu dilakban, terus disimpan saja disitu dilantai” tutur FA.

Sayangnya belum ada keterangan resmi dari pihak Wahyudi terkait uang ratusan juta yang dibiarkan tergeletak di gudang, karena saat mendatangi kediamannya, tidak ada seorang pun yang berada di rumah tersebut.

Sementara itu, Kapolres Bone, AKBP Ardyansyah, mengatakan pihaknya akan segera menggelar press release untuk menyampaikan ke publik sejauh mana penanganan kasus pencurian uang di rumah Wakil Ketua DPRD Bone.

“Insya Allah, Senin kita press release” singkatnya. (eka)


Comment