Pertanian Kian Unggul, Bupati Ingin Bone Jadi Penghasil Beras Ketiga di Indonesia

Pertanian Kian Unggul, Bupati Ingin Bone Jadi Penghasil Beras Ketiga di Indonesia

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Punya pengalaman sebagai Kepala Dinas Pertanian, ambisi Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, untuk terus menjadikan Bone sebagai daerah penghasil pertanian terbesar di Indonesia mendapat dukungan penuh dari para petani dan penyuluh pertanian.

Tak hanya petani dan penyuluh, OPD dan DPRD juga berjibaku agar Bone semakin meningkat di bidang pertanian. Ketua Komisi II DPRD Bone, Andi Idris Alang, mengatakan saat ini Bone menduduki posisi ketiga sebagai penghasil gabah di Indonesia dan itu mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian. Tak hanya itu, kepemimpinan Andi Asman juga mampu menurunkan harga pupuk serta meningkatkan harga jual jagung dan gabah.

“Merinding saya, Bone itu sekarang jadi penghasil gabah ketiga terbesar di Indonesia, cuma saya herannya karena kita jadi penghasil beras kelima di Indonesia,” kata Andi Alang.

Pertanyaan itu kemudian disambut oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, yang menyebut bahwa gabah petani Bone saat ini dibeli oleh Kabupaten lain yang kemudian dikemas dan dijual. Namun, Andi Asman meyakinkan dalam waktu dekat Bone juga sudah ada pabrik sendiri yang besar dengan berbagai fasilitas modern.

“Bone saat ini, pertanian dan petaninya diatas rata-rata. Atensi dari pusat luar biasa, nanti akan ada pabrik terbesar di sulsel dan sudah dialokasikan anggarannya” ungkap Andi Asman.

Adik Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, ini juga mengungkap bahwa sentra padi saat ini sudah mengalahkan populasi ternak. Namun keduanya merupakan hal yang tak bisa dipisahkan, sebab dari hasil pertanian itu juga yang menjadi pakan bagi ternak.

“Saya minta petani bisa menjual dalam bentuk beras, karena dedaknya, sekamnya itu ada semua nilainya, menjadi pakan ternak. Kita ini penghasil gabah ketiga di Indonesia, gabah nilai ekonomisnya masih dibawah kalau mau di konveksi ke beras, nilainya masih kurang. Insya Allah Bone nanti bisa menjadi penghasil beras ketiga di Indonesia,” yakinnya.

Selain fokus pada pertanian, Andi Asman kembali meyakinkan warga yang hadir saat acara Penanaman Padi Optimasi Lahan Rawa di Kelurahan Maccope, Kecamatan Awangpone, Rabu (6/5/26), bahwa pemerintahannya juga berfokus pada infrastruktur, termasuk penekanan angka stunting.

“Sekarang yang perlu diubah adalah mindset, jangan terlalu banyak kepentingan. Sekarang itu daerah yang tinggi stunting tapi merupakan daerah produksi, itu tidak lagi diberi anggaran, beda dulu,” terangnya.

Diakhir, Andi Asman minta OPD senantiasa memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya keluarga terkait stunting. Andi Asman juga meminta Kepala Dinas Pertanian untuk terus menggenjot produksi pertanian menuju Bone sebagai penghasil gabah dan beras terbesar di Indonesia. (eka)


Comment