Punya Kepedulian Tinggi Terhadap Sesama, Pemda Gowa Raih Penghargaan Peduli HAM

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (kiri) saat menghadiri penyerahan penghargaan peduli Hak Asasi Manusia (HAM) di Hotel The Sultan Jakarta. Foto : ist

GOWA BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali meraih penghargaan. Kali ini penghargaan  datang dari Kementrian Hukum dan Ham RI di mana Gowa dinilai  sebagai salah satu kabupaten di Indonesia peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung  oleh Menteri Hukum dan HAM RI,  Yasonna H Laoly. Acara penyerahan penghargaan ini sekakigus  dirangkaikan dengan Peringatan Hari Peduli HAM Sedunia yang bertempat di Hotel The Sultan Jakarta.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan usai menerima penghargaan itu mengatakan, pihaknya meraih penghargaan tersebut karena dianggap memliki kepedulian yang tinggi  terhadap sesama khususnya kepada perempuan, disabilitas, anak dan komponen masyarakat lainnya.

“Gowa di beberapa tempat umum dianggap telah memenuhi persyaratan itu. Salah satunya karena kita  menyiapkan semua fasilitas untuk semua kawan-kawan disabilitas atau difabel,”  kata Adnan. 

Penghargaan ini sendiri kata Adnan  merupakan penghargaan ke 170 yang diraih oleh Pemkab Gowa selama dirinya bersama Wabup, Abd Rauf Malaganni memimpin menahkodai bumi berjuluk “Gowa Bersejarah”.

“Gowa juga mendapatkan Kabupaten peduli anak, sehingga indikator yang menjadi perhatian utama pemerintah untuk hak asasi manusia, kabupaten Gowa telah memilikinya dan mendapatkan penghargaan ini menjadi penghargaan ke- 170 bagi kami,” jelasnya. 

Sementara Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, mengatakan tema hari HAM yang dipilih oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun ini merefleksikan hak setiap manusia adalah sama, baik martabat, kebebasan dan keadilan (Dignity Freedom dan Justice for All). Hak Asasi Manusia menjadi amanat yang tidak terpisahkan.

“Peringatan Hari HAM Sedunia tahun 2022, yang mengusung tema “Pemajuan Hak Asasi Manusia Untuk Setiap Orang menuju Indonesia Maju memastikan pembangunan yang tidak meninggalkan siapapun atau “No one left behind, untuk memastikan setiap kelompok rentan dan marjinal menikmati kualitas tertinggi hak asasi manusia,” katanya 

Sekadar diketahui pada peringatan hari HAM se-dunia, pihaknya memberikan beberapa penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan di bidang pemajuan hak asasi manusia, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, masyarakat sipil, pelaku bisnis dan korporasi, serta seluruh anggota masyarakat, atas segala upaya dan kerja keras kita bersama dalam mewujudkan penghormatan, pemenuhan, pelindungan, pemajuan dan penegakan HAM.

Penghargaan tersebut yakni enam menteri dan pimpinan tinggi Lembaga sebagai instansi yang responsif terhadap tindak lanjut rekomendasi penangan dugaan pelanggaran HAM, sepuluh gubernur sebagai pembina Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia, dua gubernur sebagai pembina pelayanan publik berbasis HAM, dan 170 Bupati/Walikota untuk Kabupaten/Kota Peduli HAM. (an).


Comment