GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Proyek peningkatan jalan (pengaspalan) di Jalan Pramuka, Limbung Kecamatan Bajeng yang baru saja dikerjakan sekira dua pekan lalu kini sudah rusak.
Di sejumlah titik, nampak permukaan jalan yang baru diaspal itu sudah hancur dan berlubang. Dan sebagian lainnya ada yang retak-retak.
Zul, salah seorang warga Coring, Limbung mengakui kalau proyek pengaspalan di Jalan Pramuka yang menuju rumahnya itu baru sekitar dua pekan dikerjakan oleh pihak kontraktor. Namun parahnya, usia pengaspalan itu baru beberapa hari saja selesai kini sudah rusak. Di sejumlah titik katanya aspalnya terbongkar dan berlubang.
Menurut Zul, bukan hanya dirinya saja yang terheran-heran melihat kondisi jalan yang baru selesai diaspal itu sudah rusak dan berlubang. Namun pada umumnya warga setempat khususnya para pengguna jalan juga menyoroti prpyek yang menelan anggaran miliaran rupiah itu.
Selain Zul, salah seorang warga setempat bernama Rate juga ikut menyorot proyek pengaspalan itu. “Saya melihat proyek ini sudah tidak wajar, utamanya soal kualitas aspalnya. Jadi wajar dong kalau kami curiga dan menduga bahwa kualitas dari proyek ini sangat buruk. Buktinya baru kurang lebih dua minggu setelah selesai diaspal, kini kondisinya sudah rusak dan banyak yang berlubang,” ujarnya.
Menurut Rate, ia menduga buruknya kualitas proyek pengaspalan ini akibat lemahnya pengawasan dari pihak instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gowa.
Baik Zul maupun Rate, mereka berharap pihak Pemkab Gowa dalam hal ini Dinas PU setempat untuk lebih meningkatkan pengawasan dan segera memberikan teguran keras kepada pihak kontraktor yang mengerjakan proyek ini. Selain itu, pihak PU juga harus segera memerintahkan pihak rekanan untuk segera memperbaiki jalan yang rusak itu.
Semetara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Gowa, Muh Rusdi yang dikonfirmasi lewat Whatsapp (Wa)nya tidak banyak berkomentar. “Saya masih menunggu data dari PPKnya . PPKnya lagi di lapangan pak,” demikian jawaban Kadis PU Gowa . (an).
Comment