LUWU UTARA, BERITA-SULSEL.COM – Komisi V DPR RI mendorong peningkatan status Pelabuhan Munte di Luwu Utara, dari pelabuhan lokal menjadi pelabuhan pengumpul.
Hal itu disampaikan langsung Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras saat memimpin reses Komisi V DPR RI di Luwu Utara, Jumat (17/02/2023).
“Pelabuhan Munte sudah memperlihatkan prospek yang baik. Kapal kapal sudah mulai masuk, sehingga kita butuh pengembangan fasilitas pelabuhan,” ujarnya.
“Dari laporan yang kita terima, saat ini yang bersandar itu kapal Gt-nya masih 5000 dwt. Nah ,untuk mengupgrade lebih dari 5000 dwt ini, kedalamnya harus dimaksimalkan,” jelas Andi Iwan Darmawan Aras saat menijau langsung kondisi Pelabuhan Munte.
“Saat ini kedalamannya masih lima meter, sedangkan untuk kapal besar diatas 5000 dwt bisa masuk itu kedalamnya harus tujuh meter,” sambung Ketua Umum KADIN Sulsel Itu.
Iwan Aras meminta ada perubahan desain dan peningkatan status pelabuhan, sehingga Komisi V mendorong hal itu dan berharap Kementerian Perhubungan untuk mengalokasikan anggaran untuk mengembangan pelabuhan Munta ini.
Sementara itu, Anggota Komisi VDPR RI Muhammmad Fauzi menyampaikan, setiap dirinya menghadiri kegiatan dengan Kementrian Perhubungan, Pelabuhan Munte selalu dia suarakan.
“Selalu saya menyebut Munte. Tidak bosan-bosan menyampaikan terkait Munte, karena saya inginkan pelabuhan ini menjadi sesuatu yang ada dampaknya kepada masyarakat sekitar, khusunnya Luwu Utara secara umum,” ungkap Fauzi.
Pria yang akrab disapa Abang Fauzi itu juga meminta kepada rekanya sesama Anggota Komisi V untuk memperjuangkan bagaimana pelabuhan Munte ini bisa segera ditingkatkan. (*)
Comment