MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali melakukan kerjasama internasional dengan Management and Science University (MSU) Malaysia.
Penandatangan kerjasama dihadiri, Prof Dr Mohd Shukrib Ab Yajid Presiden MSU Malaysia, Azizul bin Jamaludin Dekan dan Shufri bin Johari Dean dan Deputy Dean School of Hospitality & Creative Arts MSU Malaysia.
Kedatangan tamu serumpun langsung diterima Prof DR KH Muammar Bakry Lc M.Ag diwakili DR Ir Ahmad Hanafie ST MT IPM Wakil Rektor 1 UIM Al Gazali, Ketua Harian Yayasan Pendidikan Al Gazali Makassar Prof Dr Ir Andi Majdah M Zain M.Si, seluruh dekan, ketua lembaga, kepala bagian kepala biro lingkup UIM.
Prof Dr Mohd Shukrib menyampaikan rasa bahagia bisa kerjasama dengan salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia yakni Universitas Islam Makassar.
Poin kerjasama kedua kampus serumpun yakni pertukaran staf pengajar dan peneliti, pengembangan proyek penelitian bersama, organisasi bersama acara ilmiah dan budaya.
Tak hanya itu, ada pertukaran anggota staf teknis dan administrasi, kursus dan mata pelajaran bersama, pertukaran pelajar, Gelar ganda, Artikulasi, Program SDG semoga segera bisa di relasiasikan MoA untuk seluruh fakultas kedua belah pihak pungkas Mohd Shukri.
Sambutan tertulis Rektor Universitas Islam Makassar, Prof Dr KH Muammar Bakry dibacakan Wakil Rektor 1 DR Ir Ahmad Hanafie ST MT IPM mengatakan, apa yang dilihat saat ini, sesungguhnya kerjasama luar biasa kedua rumpun melayu dengan teamwork yang kuat dan kompak dengan visi menjadi rujukan ummat dalam ilmu pengetahuan teknologi dan sains.
“Hal ini sesuai tuntutan zaman, sesuai misi kemilau bintang 9 yang terdiri keilmuan, ekosistem, madani, integritas, luaran aktif, upgrading dan bisnis yang sejak awal kita tanamkan dan optimis bahwa UIM Al Gazali dan MSU malaysia bisa bersaing dan bersanding dengan perguruan-perguruan tinggi lainnya”, ujar Muammar Bakri
Diharapkan kerjasama ini bisa segera ditindak kanjuti, sebab sangat membantu mengukur kinerja dengan lebih akurat, sehingga profesionalisme dalam bidang kerja masing-masing dapat tergambar jelas.
“Ketika sistem ini diterapkan dengan normal, maka akan terlihat dengan jelas tingkat profesionalisme dan dampaknya akan langsung dirasakan oleh mahasiswa dan staf pendidikan. Semua ini akan membantu kemajuan, di mana setiap individu yang terlibat merasakan manfaatnya, karena kita semua adalah bagian dari UIM Al-Gazali,” ucap hanafie
Kabag Humas Universitas Islam Makassar, dr Wachyudi Muchsin Sked SH MKes C.Med menambahkan, kerjasama tingkat universitas ini akan difollow up dengan kerjasama tingkat fakultas sehingga bisa ada aplikasi untuk kedua bela pihak. (*)
Comment