MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Nunung Dasniar mengeluhkan kinerja Camat dan Lurah yang tidak efisien dan maksimal terkait masalah banjir di Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.
Legislator asal Fraksi Gerindra itu mengatakan, seharusnya pemerintah lebih fokus pada penanggulangan banjir di wilayah yang memang rawan dan mencari hilir pokok dari permasalahan tersebut.
“Fokus mereka itu saya lihat Camat cuma selalu ke Balikota. Banyak keluhan warga selama saya reses ini soal banjir dan air bersih. Berarti kinerje Camat ini tidak efektif,” ujarnya, Sabtu, (20/1/2024).
“Seharusnya, mereka mencari dimana sumber banjir ini, agar di Tamalanrea dan Biringkanaya tidak terjadi lagi banjir. Minimal itu di jalan poros, karena kita tahu itu adalah akses bagi semua masyarakat,” tambahnya.
Saat kegiatan Reses, kata Nunung, banyak lurah tak hadir. Padahal, banjir sekarang ini harus dicarikan solusi atau penanganan lebih serius.
“Kami hadir disni memang harus didampingi langsung tripika, pemangku kebijakan yaitu camat dan lurah. Kalau cuma begini, mereka hanya cari cari muka ke pimpinan. Mereka hanya datang sekedar foto atau melaporkan setelah itu pergi,” jelasnya.
Nunung menegaskan, Camat dan Lurah harus lebih fokus mencari inovasi dan solusi untuk banjir. “Yang saya lihat, pihak pemerintah ini kurang efisien dalam menangani banjir. Sebab, setiap tahun ada keluhan dari warga soal banjir,” terangnya.
“Pemerintah tak bisa mengatasi hal tersebut. Camat dan lurah sok bisa mengatasi, kenyataannya tak ada,” tegasnya.
Ia berharap Camat yang baru dilantik agar kinerjanya lebih baik dari camat yang sebelumnya.(*)
Comment