BONE, BERITA-SULSEL.COM– Digagas oleh komunitas One Day One Juz (ODOJ) dan Pusat Syiar Al-Qur’an, dalam momentum istimewa: Edisi Spesial Cinta untuk Palestina, Ngaji on the Street (NGAOS), digelar di Lapangan Merdeka Watampone, Ahad (27/7/25).
Acara yang terbuka untuk umum ini mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengaji di ruang terbuka sebagai bentuk syiar Al-Qur’an sekaligus menyuarakan solidaritas terhadap saudara-saudara Muslim di Palestina.
Dengan tema “Selalu Ada Cinta untuk Palestina”, kegiatan ini menyatukan semangat keislaman dan kemanusiaan dalam balutan nuansa kebersamaan.
“Sembari ketua UmumODOJ Pusat bawa donasi langsung ke Palestina, ODOJers se-Indonesia ngaji dan galang donasi Palestina untuk saudara Palestina sembari mendoakan selalu dalam lindungan Allah,” ujarnya.
“Semoga donasi yang disampaikan tiba dengan selamat dan para orang-orang yang berangkat kesana juga selamat sampai tiba kembali ke Indonesia,” ujar Iskandar, selaku koordinator aksi Kabupaten Bone.
ODOJ bukan hanya sebuah komunitas biasa namun ia juga merupakan sebuah program/metodologi, agar orang bisa dan terbiasa, mengkhatamkan Al-Qur’an sebulan sekali.
Dengan izin Allah Ta’ala, para ODOjers ini nantinya akan dipertemukan dalam tujuan yang sama ingin menghidupkan Sunnah mengkhatamkan Qur’an secara istiqamah/konsisten.
Sksistensi ODOJ kedepannya akan menciptakan sebuah BI’AH (lingkungan) yang baik walau tidak saling jumpa, namun tetap bisa saling mengingatkan, saling nasihat, menjaga semangat dan tidak ada kepentingan apa pun kecuali Al-Qur’an. Itu pulah nantinya kan menjadi sebuah kisah-kisah inspiratif dari para Ojokers.
Upaya mengkhatamkan Qur’an sebulan sekali, adalah cara menghidupkan salah satu Sunnah Nabi SAW.
“IQRAAIL QUR’AANA FII SYAHR” Mengutip salah satu hadits dari sahabat Abdullah ibnu Umr.
Bacalah/khatamkanlah Al-Qur’an dalam satu bulan. (H.R. Bukhari)
Ini juga merupakan ikhtiyar Mulia untuk menjalankan sunnah Qauliyah dari Nabi SAW, di mana hari ini banyaknya di antara saudara se iman kita yang melupakan Al-Qur’an, lupa dengan sunnah dan lupa dengan syi’ar-syi’ar agamanya secara umum.
One Day One Juz (ODOJ) ini memanglah masih kecil di Bone dan masih asing bagi nasyarakat pada umumnya.
Namun, jika para aktivis Islam, para Da’i/Ustadz, para alumni Khuffadz yang tersabar dimana mana di Kabupaten Bone, di tambah lagi restu dan support dari kalangan Sepuh (Andre Gurutta), kita bersama-sama dan bismillah.
Dengan Niat Qawiyyah (Sungguh sungguh) bersama membesarkan ODOJ, maka saya optimis. In syaa Allah perkembangannya akan begitu cepat, sebagaimana di wilayah jawa dan sumatra, yang sudah berprogres sampai di kenal hingga ke mancanegara.
Nasaba BARAKKA’NA AQURANGNGE, pura manessani Napa Nonno Puang AllaTaala Salipuri wanuanna Bone. Ungkapan Ustadz Afrizal Afrie Al Farani (Pimpinan Yayasan Majlis Dzikir Lathiful Akbar Kab. Bone)
Saudara Andi Edis selaku Ketua DPA ODOJ Bone, mengatakan komunitas One Day One Juz (ODOJ) menggelar kegiatan Ngaji on the Street (Ngaos) secara serentak di 52 kota/kota di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Bone, pada hari ini.
Menurutnya, agenda tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina melawan penjajah.
”Dalam kegiatan ini, kami membaca Al-Qur’an secara serentak, mengirim doa, sekaligus menggalang donasi untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Edis.
Ia menambahkan, Ngaos menjadi agenda pertama yang dilaksanakan sejak terbentuknya DPA ODOJ Bone. “Kami berharap kehadiran ODOJ di Bone dapat memperkuat interaksi masyarakat Muslim Kabupaten Bone dengan Al-Qur’an,” pungkasnya.
“Jazakumullah khaira katsira Selamat atas pelaksanaan kegiatan NGAOS(Ngaji On the Street) yang dilaksanakan serentak hari ini di 52 titik di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Kepada para pengurus Pengprov dan DPA yang melaksanakan kegiatan ini, semoga ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan dan kegiatan-kegiatan kepalestinaan yang berjalan di hari Ahad 27 Juli 2025 berjalan dengan sukses.
“Mudah-mudahan keberkahan senantiasa kita dapatkan dan ridho Allah pun juga demikian. Dan tentu juga mudah-mudahan warga Palestina juga terbantu,” tambahnya.
“Kita doakan dengan kekuatan Al-Qur’an segera merdeka. Jazakumullah khaira katsira kepada seluruhnya yang sudah menyumbangkan bantuannya melalui Komunitas One Day One Juz,” terangnya.
“Semoga seluruh amal kebaikan kita diterima oleh Allah SWT. Istiqomah tilawah dan ibadah bareng temen-temen ODOJ yuk!,” tutupnya.
Comment