MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, kembali menyapa konstituennya dalam agenda Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2025/2026, Kamis (12/2/2026).
Reses merupakan agenda wajib bagi setiap anggota DPRD Makassar untuk turun langsung ke daerah pemilihan (dapil) guna menyerap aspirasi masyarakat. Dapil Eric mencakup Kecamatan Makassar, Rappocini, dan Ujung Pandang.
Pada hari tersebut, Ketua Partai Gerindra Kota Makassar itu menggelar reses di tiga lokasi sekaligus, yakni Jalan Bau Massepe, Kelurahan Bulogading; Jalan Gunung Nona, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang; serta Jalan Gunung Lokon Poros, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar. Kegiatan tersebut disambut hangat oleh warga setempat.
Drainase Jadi Perhatian
Dalam dialog bersama warga, persoalan drainase menjadi salah satu isu utama. Eric menilai sejumlah drainase perlu direkonstruksi karena sudah tidak lagi memadai menampung air dan sedimentasi.
“Ada memang drainase yang perlu direkonstruksi karena usianya sudah lama. Takutnya tidak bisa lagi berfungsi sehingga rawan terjadi banjir,” ujarnya.
Menurutnya, sistem drainase yang baik sangat penting, terutama di tengah musim hujan yang kerap melanda Makassar. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum memberi perhatian serius terhadap kondisi drainase di wilayah tersebut.
Keluhan Penyaluran Bansos
Selain drainase, penyaluran bantuan sosial (bansos) juga banyak dikeluhkan warga. Beberapa warga mengaku belum pernah menerima bantuan meski merasa masuk kategori keluarga tidak mampu.
Eric menyatakan siap mengawal proses pendataan ulang dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial Kota Makassar agar bantuan dapat tepat sasaran.
“Ini yang perlu dilakukan pendataan ulang. Nanti saya tanyakan ke dinas sosial bagaimana teknis pendataannya di lapangan,” katanya.
Lampu Jalan untuk Keamanan
Permasalahan lampu jalan turut menjadi perhatian, khususnya di lorong-lorong Kelurahan Lariangbangi. Warga berharap adanya penambahan penerangan untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Eric mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Makassar untuk pemasangan lampu jalan tambahan.
“Kalau tidak dipasang, takutnya terjadi tindakan kriminal. Ini yang harus kita antisipasi bersama. Kita akan minta pasang beberapa lampu untuk menerangkan lorong sehingga warga juga nyaman beraktivitas,” tutupnya.
Reses tersebut menjadi wadah komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat guna memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai kebutuhan warga.
Comment