Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepsek, Perkuat Mutu Pendidikan 2026

Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepsek, Perkuat Mutu Pendidikan 2026

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat struktur tenaga pendidik dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 238 Pengawas dan Kepala Sekolah. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memimpin langsung seremoni penyerahan tersebut di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).

Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan

Dalam arahannya, Bupati Husniah meminta seluruh penerima SK untuk berkomitmen penuh menjalankan visi misi daerah. Ia menekankan bahwa kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan, baik dari skala kecil maupun besar.

“Kami yakin para kepala sekolah ini siap bekerja dan bertanggung jawab. Mereka harus mampu menghadapi tantangan internal maupun eksternal di sekolah masing-masing,” tegas Husniah.

Selain itu, ia memaparkan prestasi gemilang sektor pendidikan Gowa. Berdasarkan survei tahun 2025, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pendidikan mencapai angka fantastis, yakni 92,5%. Meskipun capaian ini sangat tinggi, Husniah mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri.

“Kita patut bersyukur pendidikan kita berada di jalur yang benar. Namun, kita harus terus melakukan penguatan kualitas dan pemerataan layanan secara konsisten,” tambahnya.

Rincian Penugasan dan Transparansi Anggaran

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad, menjelaskan bahwa penugasan ini mengacu pada regulasi terbaru Kemendikdasmen tahun 2025. Pada tahap kedua ini, pihak dinas menyerahkan SK kepada 238 orang yang terdiri dari promosi kepala TK, SD, SMP, hingga pengawas sekolah.

Namun, Taufik mencatat masih terdapat kekosongan jabatan definitif sebanyak 88 posisi. Hal ini terjadi karena proses validasi data antara sistem KSPSTK dan Dapodik yang masih berlangsung, serta adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.

“Kami akan melakukan seleksi lanjutan untuk mengisi kekosongan tersebut secepatnya agar operasional sekolah tetap berjalan optimal,” jelas Taufik.

Kabar baik juga datang bagi para guru di Kabupaten Gowa. Taufik membeberkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 31,2 miliar untuk membayar gaji, tunjangan, hingga THR dan Gaji 13. Dana tersebut akan menyasar 8.434 guru, baik yang bersertifikasi maupun non-sertifikasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, bersama jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia di Butta Syekh Yusuf. (*)


Comment