Chaidir Syam Rotasi Tiga Pejabat Maros, Dua Sosok Comeback ke Posisi Lama

Chaidir Syam Rotasi Tiga Pejabat Maros, Dua Sosok Comeback ke Posisi Lama

MAROS, BERITA-SULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menyegarkan roda birokrasi. Bupati Maros, Chaidir Syam, resmi melantik dan mengambil sumpah tiga pejabat eselon di Ruang Marusu, Kantor Bupati Maros.

Pergeseran kali ini menarik perhatian publik. Pasalnya, dua dari tiga pejabat tersebut resmi comeback atau kembali menduduki posisi yang pernah mereka tempati sebelumnya.

Salah satu rotasi yang mencolok terjadi pada posisi Camat Bontoa. Baso, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum, Perencanaan, dan Keuangan Setda Maros, kini kembali memimpin Kecamatan Bontoa. Posisi ini bukan hal baru baginya, sebab ia pernah mengemban amanah serupa.

Sementara itu, Muh Maudu yang sebelumnya menjabat Camat Bontoa bergeser menjadi Kepala Bidang Pengembangan Layanan dan Sarana RSUD dr. La Palaloi. Penempatan ini sekaligus mengembalikan Maudu ke lingkungan kerja rumah sakit yang sudah sangat akrab dengan latar belakang pengalamannya.

Adapun pejabat ketiga, A Fitriani, yang semula bertugas di RSUD dr. La Palaloi, kini mendapat tugas baru sebagai Kepala Bidang di Bapperida Maros.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa pergeseran posisi ini murni bagian dari penataan organisasi. Ia membantah keras isu yang menyebut rotasi ini sebagai bentuk penurunan jabatan atau demosi.

“Kami menyesuaikan penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi, pengalaman, dan kebutuhan organisasi. Maudu sudah sangat berpengalaman di rumah sakit, sehingga kami menugaskannya kembali ke sana untuk memperkuat layanan kesehatan,” ujar Chaidir Syam.

Ia menambahkan, Pemkab Maros terus berupaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi. Langkah ini bertujuan agar akselerasi pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan tepat sasaran.

Guna mengisi kekosongan posisi Kabag Umum Setda Maros yang ditinggalkan Baso, Pemkab Maros akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu dekat sebelum melakukan penataan gelombang berikutnya.


Comment