SMKN 2 Gowa Raih Peringkat Dua Nasional

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – SMKN 2 Gowa berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional pada tahun 2026. Berkat kerja keras dan kolaborasi internal yang kuat, sekolah ini sukses meraih juara kedua sekolah berprestasi tingkat Sulawesi Selatan sekaligus menempati peringkat ke-8 secara nasional.

Kepala SMKN 2 Gowa, Alim Bahri, menerima kabar membanggakan tersebut pada Jumat pagi (6/3/2026). Ia mengaku sangat bersyukur dan berharap pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah untuk mengukir prestasi yang lebih hebat pada masa mendatang.

Fokus Penilaian dan Prestasi Rutin

Alim Bahri menjelaskan bahwa terdapat beberapa indikator utama dalam penilaian lomba sekolah berprestasi ini. Salah satunya adalah keaktifan sekolah dalam mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) serta berbagai kompetisi di tingkat provinsi maupun daerah.

“Hampir setiap tahun sekolah kami tidak pernah absen menorehkan juara, baik di tingkat nasional maupun provinsi,” ujar Alim Bahri di Sungguminasa.

Selanjutnya, ia merinci bahwa jurusan seni pertunjukan menjadi penyumbang prestasi terbanyak. Bidang-bidang tersebut meliputi seni tari, musik populer, seni karawitan, hingga ajang fashion show dari jurusan tata busana.

Sistem Penilaian Transparan

Kementerian Pendidikan Nasional mengakumulasi setiap prestasi juara yang diraih sekolah dalam satu tahun berjalan. Setelah itu, sistem aplikasi kementerian melakukan penilaian secara otomatis dan transparan untuk menentukan peringkat sekolah secara nasional.

Alim Bahri memuji kekompakan guru dan siswanya dalam membangun kolaborasi yang solid. Selain itu, pihak sekolah menerapkan pendekatan pembinaan yang humanis serta memastikan pemenuhan kebutuhan pokok setiap jurusan.

“Jujur, pencapaian ini merupakan buah dari kerja sama semua pihak. Kami sangat memperhatikan kebutuhan setiap jurusan agar siswa bisa berkembang maksimal,” tambahnya.

Praktek Jadi Kunci Utama

Dalam proses belajar mengajar (PBM) sehari-hari, SMKN 2 Gowa menerapkan metode yang sangat aplikatif. Sekolah tersebut mengalokasikan 60 persen durasi pembelajaran untuk kegiatan praktek, sementara 40 persen sisanya berupa teori pendukung.

Metode ini terbukti efektif karena sekolah memiliki fasilitas peralatan praktek yang sangat lengkap dan berkualitas standar nasional. Dengan kombinasi kurikulum yang tepat dan fasilitas mumpuni, SMKN 2 Gowa kini bertransformasi menjadi salah satu sekolah kejuruan terbaik di Indonesia.


Comment