MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Wirajaya Kementerian Sosial RI pada Selasa (21/4/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pelatihan keterampilan bagi kelompok masyarakat rentan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah memantau aktivitas 16 peserta yang sedang mendalami teknik batik ciprat dan menjahit. Ia menilai bahwa penguatan peran perempuan melalui peningkatan kapasitas merupakan cara terbaik untuk meneladani perjuangan Kartini di era modern.
“Momentum Hari Kartini ini harus menjadi pengingat bagi kita semua. Perempuan harus memiliki ruang luas untuk berkembang agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Aliyah Mustika di sela kunjungannya.
Membuka Peluang Usaha Mandiri
Selain memberikan motivasi, Aliyah juga menyerahkan paket parsel kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan moril dari Pemerintah Kota Makassar. Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi ini memiliki nilai strategis karena mampu menciptakan peluang usaha baru bagi ibu-ibu di sekitar sentra.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen penuh untuk mendampingi kelompok masyarakat rentan agar tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu berdaya secara mandiri. Dengan keterampilan yang mumpuni, para peserta diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi di lingkungan terkecil mereka.
Apresiasi dari Sentra Wirajaya
Sementara itu, Kepala KTU Sentra Wirajaya Makassar, Yusran, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Wakil Wali Kota. Ia menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut menyasar masyarakat kategori desil 1 hingga desil 4 agar mereka memiliki keahlian fungsional.
“Ini merupakan perhatian luar biasa dari Pemkot Makassar. Kami mengakomodasi ibu-ibu di sekitar sentra untuk memanfaatkan fasilitas yang ada sehingga mereka memperoleh keterampilan yang bermanfaat secara berkelanjutan,” kata Yusran.
Kunjungan ini mempertegas langkah Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata. Melalui kolaborasi antara instansi pusat dan daerah, pemerintah optimis kualitas sumber daya manusia di Makassar akan semakin meningkat, terutama bagi kelompok perempuan yang menjadi pilar keluarga.
Comment