Sabet Predikat Terbaik, Gubernur Sulsel Kebut Target 100 Persen Imunisasi Zero Dose

Sabet Predikat Terbaik, Gubernur Sulsel Kebut Target 100 Persen Imunisasi Zero Dose

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Provinsi Sulawesi Selatan menorehkan prestasi gemilang dalam program imunisasi Zero Dose. Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, bahkan memberikan pujian khusus atas keberhasilan tersebut saat memantau pelaksanaan program di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan monitoring dan evaluasi tingkat provinsi ini menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, dan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.

Tri Tito Karnavian secara terbuka mengakui bahwa Sulawesi Selatan memiliki capaian terbaik di antara seluruh provinsi yang pernah ia kunjungi. Ia menilai kepemimpinan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sebagai faktor kunci kesuksesan program ini.

“Provinsi Sulawesi Selatan memiliki capaian terbaik. Saya mengapresiasi Gubernur Sulsel yang sangat profesional. Beliau memiliki target jelas, melakukan pengawasan ketat, serta turun langsung memonitor kendala di lapangan,” ujar Tri Tito Karnavian.

Sinergi Jadi Kunci

Menanggapi pujian tersebut, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi kuat antarberbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, TP PKK, tenaga kesehatan, hingga kader di desa menjadi fondasi utama dalam menekan angka anak yang belum mendapatkan imunisasi.

“Pencapaian ini membuktikan kerja keras tim dari tingkat pusat hingga ke posyandu desa. Kami berhasil melampaui 50 persen cakupan, dan kini kami mengebut target hingga 100 persen,” tegas Andi Sudirman.

Data Menunjukkan Progres Positif

Di sisi lain, Kabupaten Gowa mencatat statistik impresif. Berdasarkan data terkini, cakupan imunisasi Zero Dose di daerah ini mencapai 5.985 anak atau setara 101,8 persen dari target sasaran sebanyak 5.787 anak.

Secara rinci, beberapa puskesmas menunjukkan progres yang signifikan. Puskesmas Pallangga berhasil mencatat cakupan 51,32 persen, diikuti Puskesmas Somba Opu sebesar 49,94 persen, serta Puskesmas Bontomarannu dengan cakupan 42,82 persen.

Oleh karena itu, pemerintah optimistis dapat menuntaskan sisa target yang ada. Program ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan maksimal bagi seluruh anak di Sulawesi Selatan. (*)


Comment