MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan menilai perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 1.000 kilometer melalui skema Multi Years Project (MYP) sebagai langkah brilian. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menerapkan strategi ini untuk mempercepat peningkatan kualitas jaringan jalan dan konektivitas antarwilayah.
Kepala BBPJN Sulsel, Indra Cahya Kusuma, menegaskan bahwa penerapan MYP 2025–2027 menjadi terobosan strategis. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tahun jamak ini menawarkan banyak keunggulan, terutama untuk pekerjaan berskala besar yang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun.
“Kami memandang penerapan MYP 2025–2027 sebagai langkah strategis Pemprov Sulsel dalam mempercepat peningkatan kondisi dan konektivitas jalan provinsi,” ujar Indra, Kamis (10/9/2026).
Selanjutnya, Indra menjelaskan bahwa skema ini menyatukan seluruh tahapan pembangunan secara lebih terintegrasi. Pemprov Sulsel dapat mengelola tenaga kerja, peralatan, material, hingga konstruksi dengan lebih efisien. Selain itu, skema MYP berhasil meminimalkan risiko terputusnya pekerjaan dan menekan biaya mobilisasi alat berat yang berulang. Oleh karena itu, pembangunan jalan skala besar memang membutuhkan perencanaan jangka menengah yang konsisten.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terus mendorong percepatan proyek fisik ini. Ia tidak sekadar membangun jalan, tetapi juga membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang, dan memangkas biaya logistik secara signifikan.
Meskipun demikian, Indra mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan MYP terletak pada manfaat nyata bagi publik. Selain meningkatkan kemantapan jalan, proyek ini harus menjamin keselamatan pengguna jalan serta menghemat waktu tempuh perjalanan.
“Paling penting bagaimana sinergi antara penanganan jalan provinsi dengan jaringan jalan nasional serta kabupaten/kota agar konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan semakin optimal,” tambah Indra.
Sebagai informasi, Pemprov Sulsel meluncurkan program MYP 2025–2027 dengan mengalokasikan total anggaran Rp3,7 triliun dari efisiensi APBD. Dari total dana tersebut, Pemprov Sulsel memprioritaskan Rp2,5 triliun untuk membenahi 85 ruas jalan berstatus Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tinggi.
Di samping proyek jalan, program tahun jamak ini juga mencakup pembangunan irigasi senilai Rp780 miliar untuk mengaliri 54.000 hektare sawah. Pemerintah daerah juga membangun Rumah Sakit Regional di Gowa dan Luwu dengan anggaran Rp485 miliar. Saat ini, seluruh pengerjaan fisik terus berjalan dan target selesai pada tahun depan. (*)
Comment