MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Perguruan Tinggi (Perti) Fajar yakni Universitas Fajar dan STIM Nitro menggelar Basic Training atau pelatihan kader. Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari ini dilaksanakan Sekretariat HMI Cabang Makassar, Jalan Botolempangan.
Pelatihan kader yang dilaksanakan di masa pandemi Covid 19 mewajibkan pengurus dan panitia pelaksana untuk menerapkan protokol kesehatan. Setiap peserta wajib menjaga jarak dan memakai masker.
Hal ini disampaikan Ketua HMI Perti Fajar, Fahri Ahmad saat pembukaan basic training, Rabu, 7 Oktober 2020. Kata dia, basic training angkatan ke 32 ini dibuka langsung Ketua HMI Cabang Makassar, Yusuf K Mariajeng.
Video Basic Training HMI Perti Fajar
“Basic training kali ini sedikit berbeda, setiap peserta wajib menerapkan protokol kesehatan. Namun, esensi dari basic ini tak hilang,” ujarnya
“Walau masa pandemi Covid 19, pengkaderan harus tetap berjalan. Pandemi ini membuat seluruh aspek kehidupan mengalami perubahan. Namun, dengan keadaan seperti ini membuat kami lebih kreatif, menemukan solusi dari setiap permasalahan,” tambahnya.
Kata Fahri, basic training dilakukan dengan dua metode, yakni offline dan online dengan menerapkan protokol kesehatan. Jumlah peserta terbatas, seleksi dilakukan secara online. Bahkan technical meeting dan pengumuman dilakukan dengan cara menggunakan aplikasi google meet.
“Semua proses mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini juga didukung Satgas Covid Kota Makassar. Walau begitu, nilai, tujuan dan budaya di HMI Cabang Makassar tetap saja sama, menciptakan kader terbaik,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana Basic Training, Nurdin menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pihaknya dapat contoh menjadi untuk kader HMI di seluruh Indonesia. Pandemi Covid 19 tak menghalangi setiap pengurus komisariat untuk melakukan kegiatan, termasuk basic training.
“Pengkaderan harus tetap berjalan, Covid 19 bukan alasan untuk vakum. Kegiatan kami ini didukung tim Satgas Covid19 dengan memberikan penyemprotan disinfektan, pemberian masker, hingga fasilitas seperti thermogun dan hand sanitizer,” jelasnya. (*)
Comment