Pemprov Sulsel Akan Optimalkan Potesi Perikanan Laut Dalam

SELAYAR, BERITA-SULSEL.COM – Salah satu program unggulan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman adalah pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif dan meningkatkan produktivitas dan daya saing produk Sumber Daya Alam yang berkelanjutan.

Untuk itu dibutuhkan pengembangan sektor unggulan ekonomi berbasis wilayah pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM petani dan nelayan yang menunjang sektor unggulan ekonomi sebagai pusat pengembangan produk unggulan Sulawesi Selatan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Ilyas kepada awak media, menjelaskan hasil kunjuangannya bersama pimpinan perusahaan dari Jepang, Utsunomiya Suisan Inc, Mr. Kengo Utsunomiya San.

Kedatangan pimpinan Utsunomiya Suisan Inc yang bergerak dalam industry perikanan laut dalam Jepang ke Sulawesi Selatan pada tanggal 22 hingga 24 Juli 2022 lalu adalah untuk menghadiri undangan Kadis Kelauatan dan Perikanan Sulsel.

“Tidak bisa di pungkiri bahwa kurangnya informasi dan belumnya adanya permintaan untuk jenis ikan Kinmeda menyebabkan pengelolaan perikanan laut dalam ini belum dilirik oleh nelayan padahal sangat prospek dikembangnkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujar Muhammad Ilyas, Kamis (28/7/2022).

Kata dia, untuk itu ia menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama ekonomi scara komprehensif di sektor industrI perikanan dengan pengusaha asal Jepang untuk mengoptimalkan produksi perikanan laut dalam di Sulawesi Selatan.

“Dibutuhkan dukungan para pihak khususnya perguruan tinggi dan pelaku usaha perikanan untuk mengoptimalkan perikanan laut dalam di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Muhammad Ilyas.

Kunjuanga pimpinan perusahaan dari Jepang, Utsunomiya Suisan Inc, Mr. Kengo Utsunomiya San.

Dalam kunjungan tersebut Mr. Kengo mengatakan, tujuan utamanya ke Sulawesi Selatan adalah menjajaki potensi salah satu jenis ikan laut dalam, kinmedai yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Habitat ikan Kinmedai berada dikedalaman 100-800 meter seluruh tubuhnya berwarna merah, matanya berwarna ke emasan. Harga ikan kinmedai di Jepang berkisar Rp.1.500.000, per kilogram,” ujar Mr. Kengo.

Daerah yang menjadi target kunjungan Mr. Kengo untuk pengembangan perikanan laut dalam adalah Kabupaten Selayar. Difasilitasi oleh Ir. Makkawaru Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Selayar sempat berdiskusi dengan kelompok nelayan di Desa Barugaya dan nelayan yang berada di Kota Benteng Selayar. Sebelumnya sempat berdiskusi dengan nelayan yang ada di Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng.

Mr. Kengo mengatakan, bahwa kemungkinan besar jenis ikan Kinmedai ada disekitar perairan Selayar walau butuh survey lanjutan tentang area penangkapannya. Rencananya Utsunomiya Suisan Inc. akan membagun industry perikanan laut dalam di Sulawesi Selatan apabila hasil surveinya menunjukkan hasil yang memuaskan.

Mr. Kengo juga sempat mengunjungi PPI di Benteng Selayar melihat infrastruktur yang mendukung termasuk keberadaan could storage.


Comment