
BANJARMASIN, BERITA-SULSEL.COM – PSM Makassar berhasil mempertahankan tren postif di Torabica Soccer Championship 2016. Tim Juku Eja berhasil mencuri tiga poin di Kandang Barito Putra, yang dihelat di Stadion 17 Mei, Sabtu (1/10/2016).
PSM berhasil menang tipis atas Barito Putra dengan skor 2-1. Hasil ini membuat Pasukan Ramang tidak terkalahkan selama 8 pekan berturut-turut selama TSC 2016.
M.Rahmat berhasil membungkam tuan rumah di menit ke-17 setelah berhasil membuka keunggulan PSM Makassar melalui sepakan kerasnya yang berawal dari umpan jauh Hendra Wijaya, gagal diantisipasi dengan baik oleh pemain belakang Barito. Bola kemudian disambar dengan cepat oleh M Rahmat dan merobek jala gawang Barito.
Walaupun lebih dulu unggul, tim Barioto Putra sebenarnya tampil menekan pertahanan PSM Makassar sejak awal babak pertama. Namun, tim Juku Eja meladeni dengan permainan rapi dan disiplin.
Barulah di menit 11, Barito merespon. Luis Carlos sebenarnya membuka skor, seandainya bisa menyambar bola hasil umpan silang Adam Alis. Menit 14, giliran Thiago Amaral dari Barito yang hampir sukses mencetak gol. Sudah lolos dari offside dan sisa berhadapan dengan kiper PSM, Deni Marcel, tapi bola sepakannya melambung tinggi di atas gawang.
Setelah gol ini, Barito tampil dalam tekanan. Berkali-kali, serangan mereka gagal karena pemain terburu-buru melepas umpan. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan PSM Makassar.
Memasuki babak kedua, Barito Putra kembali melakukan permainan menekan. Serangan Barito Putera agresivitasnya lebih meningkat untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Sedangkan PSM memperlihatkan skema bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.
Kubu tuan rumah kembali terbungkam pada menit ke-57 setelah Willem Jan Pluim menggandakan keunggulan PSM. Legiun asing asal Belanda ini memperdayai Hansamu Yama, dan selanjutnya melepaskan tendangan kaki kiri yang tak bisa dibendung Riyandi.
Willem Jan Pluim memperlihatkan skil individu yang sangat baik sehingga mampu mengecoh dua pemain belakang Barito Putra sebelum melakukan sepakan keras menggunakan kaki kirinya yang tidak mampu dihalau Muhammad Riyandi. Skor berubah menjadi 2-0 untuk PSM Makassar.
Selang tiga menit kemudian, Barito Putera mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Junior. Hadiah penalti diberikan wasit, karena menganggap Ahmad Hisham Tolle melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang.
Di saat Barito Putera menemui jalan buntu menciptakan peluang, PSM nyaris mengubah papan skor di menit ke-75. Riyandi terpaksa harus meregangkan ototnya untuk menepis tendangan bebas melengkung Zulvin Zamrun yang mengarah ke pojok kanan atas gawangnya.
Ancaman kembali diberikan PSM pada menit ke-85. Kali ini Riyandi menepis tendangan M Rahmat, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. PSM akhirnya mampu mempertahankan skor 2-1, dan membawa angka penuh dari Banjarmasin.
Hasil ini membuat posisi PSM ke peringkat ke peringkat delapan klasemen sementara dengan koleksi poin 29. Sedangkan Barito Putera tertahan di posisi ke-15 dengan nilai 17.
Comment