GMTD Latih 80 Kader Posyandu Makassar Demi Percepat Penurunan Stunting

Workshop kader Posyandu yang diselenggarakan GMTD bersama Puskesmas Maccini Sombala di Makassar untuk meningkatkan kompetensi pelayanan kesehatan primer.

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) menggandeng Puskesmas Maccini Sombala untuk memperkuat kapasitas kader kesehatan di tingkat akar rumput. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mereka menggelar Workshop Kader Posyandu di Madrid Hall, Akkarena, Jumat (26/6/2026).

Langkah strategis ini bertujuan untuk mendukung transformasi layanan kesehatan primer, khususnya dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Sebanyak 80 kader dari 16 Posyandu antusias mengikuti pelatihan ini. Kali ini, panitia mengusung tema “Kompetensi Kader Posyandu dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat.” Tema tersebut menitikberatkan pada penguatan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan, mulai dari layanan ibu hamil hingga kelompok lanjut usia.

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa pembangunan kawasan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, GMTD berkomitmen aktif dalam memajukan sektor kesehatan lokal.

“Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur. Melalui kolaborasi ini, kami berharap para kader Posyandu semakin siap menjadi mitra strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas,” ujar Jemmy.

Selain menjadi wadah edukasi, Jemmy menambahkan bahwa workshop ini berfungsi sebagai ruang berbagi pengalaman antarkader. Dengan demikian, kolaborasi dalam mendukung program kesehatan di wilayah Maccini Sombala dapat berjalan lebih solid.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Maccini Sombala, drg. St. Hamsia, M.Adm.Kes., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata GMTD. Menurutnya, kader Posyandu merupakan jembatan utama antara tenaga medis dan warga.

“Peningkatan kompetensi kader adalah investasi jangka panjang. Dukungan dari dunia usaha seperti GMTD membuktikan bahwa sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dampaknya lebih luas,” jelas drg. Hamsia.

Untuk mengupas tuntas materi, penyelenggara menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Narasumber pertama, Namchar Kautshar, SKM, MM, M.Kes., mengulas pentingnya pelayanan promotif dan preventif yang berkualitas. Selanjutnya, Nuraeni, S.ST., memaparkan materi krusial mengenai keterampilan mendampingi ibu hamil dan menyusui demi mencegah stunting sejak dini.

Tidak hanya memberikan teori, GMTD juga menyerahkan bantuan operasional berupa 16 unit timbangan bayi dan 16 unit timbangan dewasa. Bantuan ini menyasar seluruh Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala guna menunjang akurasi pemantauan tumbuh kembang anak.

Melalui investasi sosial ini, GMTD berharap para kader mampu bertransformasi menjadi agen perubahan. Komunitas yang sehat dan produktif pada akhirnya akan menciptakan lingkungan kota yang berkelanjutan.


Comment