GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gowa Masa Khidmat 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Baruga Tinggimae Rumah Jabatan Bupati Gowa, Senin (16/2/2026).
Dalam sambutannya, Husniah menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan DMI, khususnya dalam memakmurkan masjid menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
“Ini langkah awal kita di 2026, khususnya jelang Ramadan. Ada sekitar 3.000 masjid dan musala di Gowa. Melalui kolaborasi program pemerintah dan DMI, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat silaturahmi dan penguatan ekonomi umat,” ujarnya.
Ia menyebut, DMI dapat menjadi wadah strategis dalam mendorong pengelolaan masjid yang produktif, termasuk melalui pengembangan amal usaha guna mendukung keberlanjutan operasional masjid dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Menurutnya, jajaran pengurus yang baru dilantik memiliki kapasitas untuk memperkuat peran masjid dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua DMI Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, menekankan pentingnya manajemen masjid yang transparan dan akuntabel.
“Yang paling utama adalah manajemen masjid yang transparan agar pengelolaan berjalan baik. Data base masjid harus tersedia hingga tingkat desa dan kelurahan,” katanya.
Ia juga mengimbau agar seluruh pengurus DMI Gowa mempersiapkan masjid menyambut Bulan Suci Ramadan, mengingat bulan tersebut menjadi momentum peningkatan aktivitas ibadah dan kegiatan sosial keagamaan.
Pengurus DMI Kabupaten Gowa Masa Khidmat 2026–2031 yang dilantik berjumlah 143 orang, terdiri atas pembina, penasihat, dewan pakar, serta pengurus dan kepala bidang beserta anggota.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter yang juga dilantik sebagai Wakil Ketua DMI Gowa, Ketua DPRD Gowa Muhammad Ramli Rewa, pimpinan SKPD, serta para camat se-Kabupaten Gowa.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan DMI dalam mendukung program keagamaan, sosial, serta pengentasan kemiskinan berbasis masjid di Kabupaten Gowa.
Comment