BONE, BERITA-SULSEL.COM – Loka POM di Kabupaten Bone menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran obat dan makanan substandar. Instansi ini hadir menyapa langsung warga dan pelaku usaha di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, dalam perhelatan Disdik Beramal Expo 2026, Minggu (3/5).
Dalam kegiatan tersebut, petugas menghadirkan Mobil Laboratorium Keliling (Mobkel) guna memfasilitasi berbagai kebutuhan masyarakat. Pengunjung dapat berkonsultasi mengenai izin edar, mengakses informasi obat dan makanan, hingga melaporkan pengaduan langsung.
Selain itu, tim Loka POM melayani pengujian cepat (rapid test) terhadap produk kosmetik dan pangan olahan. Mereka memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, rhodamin B, boraks, methanil yellow, dan merkuri.
Warga menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara berlangsung. Pengunjung aktif berinteraksi dengan petugas, mulai dari menanyakan keamanan produk, alur perizinan, hingga tips memilih produk layak konsumsi.
Tak hanya itu, petugas juga memberikan edukasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai pemenuhan label produk dan standar kualitas agar produk mereka mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebagai langkah lanjutan untuk penguatan literasi digital, Loka POM memperkenalkan aplikasi BPOM Mobile kepada masyarakat. Pengguna dapat mengecek izin edar, memantau informasi resmi, serta mengirimkan pengaduan melalui perangkat seluler mereka.
Di sisi lain, tim Loka POM juga mengambil 32 sampel jajanan yang beredar di sekitar lokasi kegiatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel pangan olahan tersebut negatif dari bahan berbahaya.
Plt. Kepala Loka POM di Kabupaten Bone, Handri Burhan, S.H., menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan pengawasan serta mendampingi pelaku usaha.
“Jajaran Loka POM di Kabupaten Bone berkomitmen mengawasi produk agar sesuai ketentuan. Kami juga mendampingi pelaku UMKM dalam proses perizinan agar produk mereka aman, bermutu, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Kepala BPOM, Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D.,” jelas Handri.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., mengapresiasi kehadiran Loka POM dalam kegiatan ini.
“Pemerintah Kabupaten Bone berterima kasih atas partisipasi aktif Loka POM. Kehadiran mereka memberikan manfaat besar bagi masyarakat umum maupun pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas dan keamanan produk,” ungkap Bupati Andi Asman.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor antara Loka POM, Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, dan Dinas Perindustrian Kabupaten Bone dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Comment