Bikin Macet Pantai Losari, Perumda Parkir Makassar Kini Gandeng Polisi Tindak Tegas Jukir Nakal

Bikin Macet Pantai Losari, Perumda Parkir Makassar Kini Gandeng Polisi Tindak Tegas Jukir Nakal

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Perumda Parkir Makassar Raya mulai mengambil langkah represif untuk mengurai benang kusut kemacetan di kawasan ikonik Pantai Losari. Kali ini, petugas memfokuskan penertiban pada sisi kiri Jalan Penghibur, yang selama ini menjadi biang kerok utama kepadatan arus lalu lintas.

Perumda Parkir Terapkan Pendekatan Hukum

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, menegaskan bahwa pihaknya kini melibatkan aparat kepolisian untuk menegakkan hukum di tempat. Langkah tegas ini menjadi pilihan terakhir setelah rentetan imbauan persuasif sebelumnya tidak membuahkan hasil.

“Kami akan meminta bantuan kepolisian untuk melakukan penindakan. Kami sudah berulang kali memberikan peringatan kepada juru parkir (jukir), namun mereka masih terus melanggar aturan,” ujar Andi Ryan saat memantau lokasi, Jumat (3/4/2026).

Status Zona Merah: Kendaraan Dilarang Berhenti!

Oleh karena itu, Perumda Parkir menekankan bahwa sisi kiri Jalan Penghibur merupakan zona merah. Area ini harus bersih dari kendaraan yang berhenti maupun parkir agar sirkulasi kendaraan di jantung wisata Kota Makassar tetap mengalir lancar.

Pihak mendesak masyarakat untuk mematuhi tiga poin utama aturan di kawasan tersebut:

  • Larangan Parkir: Pengendara tidak boleh menggunakan bahu jalan sisi kiri sebagai tempat parkir kendaraan.

  • Larangan Berhenti: Pengendara dilarang keras berhenti (stop), meskipun hanya untuk waktu yang singkat.

  • Pengawasan Terintegrasi: Perumda Parkir, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian bersinergi untuk menindak jukir serta pengendara yang membandel.

Soroti Budaya “Instan” Pengendara

Selain faktor jukir liar, Andi Ryan menilai ego pengendara yang ingin serba praktis juga memicu kemacetan parah. Banyak warga enggan berjalan kaki sedikit lebih jauh, sehingga mereka nekat memarkir kendaraan di area terlarang demi mendekati lokasi tujuan.

“Masyarakat kita kadang ingin serba instan, mencari yang paling dekat dan mudah. Padahal, tindakan egois itu justru merugikan orang lain karena menimbulkan kemacetan panjang,” tambahnya.

Imbauan Menggunakan Fasilitas Parkir Resmi

Sebagai solusi jangka panjang, Perumda Parkir telah menyiapkan kantong-kantong parkir resmi yang representatif bagi pengunjung kawasan kuliner Pantai Losari. Manajemen menjamin fasilitas tersebut jauh lebih aman dan menerapkan tarif transparan sesuai regulasi pemerintah.

“Kami sudah menyiapkan fasilitas parkir yang aman dengan tarif yang jelas. Harapan kami, masyarakat bisa lebih tertib demi kenyamanan kita bersama,” tutup Andi Ryan.

Melalui penertiban intensif ini, Pemerintah Kota Makassar optimistis mampu menjaga estetika dan kelancaran lalu lintas di pusat kota. Langkah ini sekaligus memberikan kesan yang positif bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Makassar. (*)


Comment