
JAYAPURA, BERITA-SULSEL.COM – Persipura Jayapura berhasil menjadi juara Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Kepastian itu didapatkan setelah pada pertandingan terakhirnya mereka mengalahkan PSM Makassar dengan skor 4-2 di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (18/12/2016).
Berkat kemenangan ini, poin Persipura di klasemen tidak lagi bisa dikejar oleh Arema Cronus yang jadi pesaing terdekatnya. Mutiara Hitam mengumpulkan 68 poin sementara Arema 62 angka meski masih menyisakan satu laga.
Babak pertama
Persipura langsung memberikan serangan sejak menit awal pertandingan dimulai. Tim Mutiara Hitam mendapatkan sejumlah peluang, namun belum ada yang bisa dikonversi menjadi gol oleh para pemainnya.
Terus melancarkan serangan, akhirnya Persipura dapat unggul di menit ke-21, Ferindo Pahabol. Mantan penggawa Pusamania Borneo FC ini berhasil memaksimalkan umpan dari Junior Wilson di dalam kotak penalti, sebelum melepaskan bola ke pojok kiri gawang PSM.
Empat menit setelah itu, Pahabol kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pemian bernomor punggung 17 tersebut melepaskan tendangan kencang lewat kaki dari luar kotak penalti yang menghujam ke sisi kanan gawang.
PSM yang berada di bawah tekanan mendapatkan peluang untuk memperkecil kedudukan di menit ke-37. Setelah wasit memberikan tendangan penalti usai Anis Tjoe, melakukan pelanggaran terhadap Jan Pluim. Namun, Rasyid Bakri yang jadi algojo gagal mengeksekusinya tendangan itu.
Persipura kembali memperlebar jarak dengan PSM pada menit ke-41, Edward Wilson Junior dengan sontekan kaki kirinya dari dalam kotak penalti. Bahkan di masa injury time Persipura lagi-lagi mencetak gol lewat sundulan Osvaldo Haay. Hingga babak pertama selesai skor 4-0 tetap bertahan.
https://www.instagram.com/p/BOJwFJEhxmQ/?taken-by=psm_makassar
Babak kedua
Selepas turun minum, pelatih PSM, Robert Rene Alberts melakukan sedikit perubahan komposisi pemainnya. Ia menarik Luis Ricardo keluar lapangan dengan memasukkan Titus Bonai untuk menambah daya gedor tim.
Keputusan yang dilakukan Alberts terbukti tidak salah. Sebab, setelah masuknya Titus Bonai permainan PSM lebih cenderung berani melakukan serangan-serangan ke jantung pertahanan Persipura.
Namun, sejumlah usaha yang dilakukan PSM belum dapat membuahkan hasil. Ini karena rapatnya barisan belakang Persipura yang bermain begitu solid dan tak kenal lelah dalam melakukan penjagaan terhadap sejumlah serangan yang ada.
Sementara Persipura, pada babak kedua ini terlihat tampil lebih santai. Mereka tidak lagi mengebu-gebu untuk kembali memperlebar kedudukan atas PSM yang tampil dominan.
Terus melancarkan serangan, akhirnya PSM dapat memperkecil ketinggalannya. Pada menit ke-86 Rasyid Bakri berhasil menaklukkan penjaga gawang Persipura Yoo Jae Hoon. Bahkan di masa injury time Rasyid dapat mencatatkan namanya lagi di papan.
Tetapi sampai wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan tidak ada gol lagi yang tercipta, sehingga skor 4-2 buat kemenangan Persipura tetap tidak berubah.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Persipura Jayapura: Yoo Jae Hoon, Yustinus Pae, Ruben Sanadi, Ricardo Salampessy, Yohanis Tjoe, Imanuel Wanggai, Nelson Alom, Ricardo Silva De Almeida, Osvaldo Haay, Yohanes Ferinando Pahabol, Edward Wilson Junior
Cadangan: Ferdiansyah, Muhammad Tahir, Bio Paulin, Izaac Johanes Wanggai, Ian Louis Kabes, Marinus Mariyanto, Prisca Womsiwor
Pelatih: Angel Alfredo Vera.
PSM Makassar: Deny Marsel, Ardan Aras, Hendra Wijaya, Wasyiat Hasbullah, Hisyam Tolle, Rizky Pellu, Ridwan Tawainella, Syamsul Bachri, Willem Jan Pluim, Andri, Luis Ricardo
Cadangan: Syaiful, Ivan Wahyudi, Rasyid Bakri, Titus Bonai
Pelatih: Robert Rene Alberts.
Comment