
PALOPO, BERITA-SULSEL.COM- Ketua Pengda PSSI Kota Palopo, Basiruddin akhirnya angkat bicara dan buka-bukaan soal pembinaan sepak bola di Kota Palopo, pasca adanya penilaian dari kalangan pengamat sepak bola yang menganggap pembinaan sepak bola Palopo jalan ditempat.
Menurut Basiruddin kepada berita-sulsel.com via Watshapp, Senin (17/4/17), pembinaan sepak bola di Palopo tidak jalan ditempat, seperti pandangan beberapa pihak lain, yang dimana pihaknya terus melakukan pembinaan sepak bola, termasuk saat ini pihaknya telah melakukan seleksi pemain sebagai persiapan menuju event Pra Porda cabang olahraga sepak bola 2018 mendatang.
Baca Juga : Walikota Palopo Serahkan 545 SK Kenaikan Pangkat
“Saya pikir masukan teman-teman pencinta bola dan siapapun adalah supporting buat kami. Seleksi Pra Porda sudah berjalan saat ini di Kota Palopo dengan biaya internal saling bantu, “ujar Basiruddin.
Lebih jauh Basiruddin juga mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya terus berupaya memaksimalkan pembinaan sepak bola di Palopo, namun terbentur beberapa kendala.
Baca Juga : Palopo Dihantui Teror Busur, Warga Mulai Takut Keluar Malam
“Dua tahun lebih kami tidak diakui oleh KONI Kota Palopo dan anggaran pembinaan tidak dikasih, sehingga kami hanya mampu melakukan seremonial karena tidak diakui atau dianggap ilegal, padahal kami punya SK. Pra Porda tahun sebelumnya diambil alih sama KONI dan panitia bukan PSSI, semua pembinaan mandek karena bingun kami mau jalan juga tidak ada yang mau kordinasi karena dianggap tidak sah, baru beberapa hari ini kami berani jalan karena ada penegasan Asprov, “jelas Basiruddin.
Selain itu, Bakal Calon Walikota Palopo tersebut juga menambahkan kalau pihaknya saat ini tidak terlalu mempersoalkan kepengurusannya yang tidak dianggap oleh KONI Palopo, dikarenakan pihak Asprov menurutnya sudah menegaskan mengakui kepengurusan dibawah kepemimpinannya.
Baca Juga : PSSI Palopo Diminta Tidak Jalan Ditempat
“Soal KONI kami anggap tidak ada masalah karena Asprov sudah ada surat ketegasan, ya sudahlah itu bagian dari proses untuk lebih baik, butuh tantangan kerja keras, untuk saudaraku pencinta sepak bola siapapun dia mari kita besarkan sepak bola secara bersama-sama, lupakan hal-hal negatif dan kembalikan kejayaan sepak bola di Tanah Luwu, “tutupnya.(zadly)
Comment