
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, dr Sri Muliaty Samad meminta mundur dari jabatannya dan pensiun dini. Pasalnya, dirinya tak lagi ingin menjadi pewagai negeri.
Menyikapi hal ini, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak mengatakan, perubahan pucuk pimpinan dilingkaungan kerja dinas kesehatan tak menimbulkan polemik.
Diakuinya, semua PNS jangan saling menyalahkan karena berganti pimpinan. PNS harus bekerja melayani masyarakat setiap saat.
“Mundurnya Kepala Dinas Kesehatan jangan membuat semangat kerja menjadi kendor. Kita dibutuhkan masyarakat. Mundurnya dr Sry tidak ada paksaan, itu kehendak dirinya sendiri,” kata Andi Kaswadi, Senin (3/7/2017) saat melaksanakan sidak dihari pertama kerja.
Kaswadi menyebutkan, saat ini Puskesmas di Soppeng masih kekurangan dokter, tenaga medis. Namun sebagai pelayan masyarakat PNS harus tetap melakukan pelayanan.
Kata dia, program bupati menyapa yang dilaksanakan ramadan kemarin banyak sorotan terkait pelayanan kesehatan. Hal tersebut bisa dijadikan motifasi untuk bekerja lebih baik.
“Masih banyak pihak beranggapan kritikan itu tidak baik. Padahal kritikan itu untuk membangun, memperbaiki diri dan kinerja kita sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Kaswadi mengajak seluruh PNS di Soppeng agar bersatu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, dengan iklhlas menghadapi tantangan. (Henrik)
Comment