
SINJAI, BERITA-SULSEL.COM – Komite pemantau legislatif (Kopel) Sinjai mendesak Setya Novanto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pimpinan dan anggota DPR RI. Hal ini guna menjaga martabat lembaga sebagai pengawal nilai yang sekarang ini semakin terpuruk.
Koordinator Kopel Sinjai, Rudianto Hasbullah kepada berita-sulsel.com mengatakan, status tersangka yang disandang Setya Novanto sekarang ini dalam kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan negara Rp2 triliun lebih dipandang semakin memperburuk DPR dimata publik.
“Bagaimana mungkin institusi DPR yang diharap menjadi bagian dari aktor penjaga pemerintahan bersih dari korupsi tapi dalam kenyataannya justru pimpinannya diduga menjadi aktor utama dalam pelaku korupsi,” tegas Rudi, Selasa (18/07/2017).
Jika ngotot bertahan, sejatinya mahkamah kehormatan DPR memberhentikan Setya secara tidak hormat.
“Seluruh anggota DPR harus segera disadarkan, institusi DPR adalah lembaga negara, lembaga terhormat yang harus dijaga kehormatannya. Orang yang cacat diri secara hukum sejatinya mundur atau diberhentikan dari lembaga tersebut,” tambahnya.
Kopel Sinjai juga mendesak Partai Golkar memberhentikan Setya sebagai kader. (Syarif)
Comment