Bidik Bandar Narkoba Kelas Kakap, Polres Bone Minta Tambahan Dipa

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Berhasil menangkap 16 pelaku narkoba dalam kurun waktu 14 hari, tak lantas membuat Polres Bone berbangga.

Dari 16 pelaku, polisi hanya bisa mengamankan barang bukti 9 gram shabu, bahkan dari tangkapan terakhir, Suroe, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), polisi tak menemukan bukti shabu sedikitpun.

Melalui press release yang digelar di ruang lobi Polres Bone, Jumat (8/12/17) sekitar pukul 16.00 wita, Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, mengungkapkan kalau Polres Bone berada diurutan keempat pengungkapan kasus dengan 11 LP dan 16 orang tersangka, dari 11 LP tersebut, 8 diantaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Dari 16 tersangka yang ditangkap itu ada 2 TO dan 9 non TO, seorang oknum anggota dan itu masih kami tahan karena dari hasil tes urinenya positif tapi tidak ada barang bukti” kata Kadarislam.

Penangkapan pelaku yang dibantu Satuan lain, termasuk Suroe yang kemarin ditangkap oleh Satuan Unit Intel, menurut Kadarislam itu memang tugas setiap polisi untuk menangkap pelaku narkoba.

Kadarislam tetap optimis Satuan Narkoba mampu menangkap lebih banyak pelaku narkoba meski DIPA yang ada sangat minim. Untuk 2018, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk Satuan Narkoba Polres Bone hanya berkisar Rp 152 juta, sementara kepolisian harus memburu banyak target yang tentu saja butuh anggaran lebih banyak.

“DIPA narkoba sedikit, itulah susah menangkap yang besar, kan yang pelaku narkoba banyak uang, harusnya ditambahlah DIPA untuk narkoba” ujar Kadarislam sembari tersenyum.

Kabupaten Bone sendiri termasuk daerah yang rawan peredaran narkoba dengan adanya pemasok barang haram tersebut dari luar daerah. Kadarislam mengakui saat ini peredaran narkoba sudah sampai ke pelosok daerah. (eka)

 

 


Comment