“Sigajang Laleng Lipa” Tampil Difestival Serumpun Bugis Bone

Badik
Badik

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Memperingati hari jadi Bone ke 686 tanggal 6 April, tradisi budaya khas Kabupaten Bone yakni Sigajang Laleng Lipa (saling tikam dalam sarung) bakal dihadirkan dalam pementasan seni dan budaya pada festival serumpun bugis 1 April hingga 6 April mendatang.

Hal ini diungkapkan Ketua Devisi pementasan seni dan Budaya Festival Serumpun Bugis, Anwar Marjan, Jumat, (25/3/2016). Menurut, Anwar Marjan, pementasan tradisi budaya bugis Bone tersebut merupakan salah satu upaya memperkenalkan tradisi Bone yang ada pada zaman kerajaan dulu.

“Tradisi yang dipentaskan oleh dua orang dengan menggunakan senjata tajam jenis badik ini merupakan salah satu tradisi yang ada pada zaman terdahulu,” ujarnya kepada BERITA-SULSEL.COM dalam rilis yang diterima.

Anwar Marjan, menambahkan tradisi yang dilakukan di zaman kerajaan Bugis Bone ini merupakan upaya terakhir dari sebuah persoalan yang tidak bisa diselesaikan melalui musyawarah untuk mufakat. Namun pada zaman modern sekarang ini tidak bisa lagi digunakan, karena negara kita negara hukum.

“Ini hanya bentuk pelestarian Budaya sekaligus memperkenalkan ke Masyarakat bahwa pada zaman kerajaan dulu itu cara menyelesaikan persoalannya seperti ini. Nah moment Hari Jadi Bone inilah saatnya kita memperlihatkan budaya-budaya kita kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu lanjut Marjan, dalam Festival Serumpun Bugis ini, pihaknya juga akan mementaskan drama teater Fragmen To Manurung yang dipersembahkan oleh Lembaga Seni dan Budaya Arung Palakka.

“Dalam Fragmen To Manurung ini akan menceritakan, asal usul To Manurung yang diyakini sebagai manusia keturunan dewa yang berasal dari Botinglangi (Langit) yang menitis ke bumi,”bebernya. (Yus)

Baca Juga

TNI di Bone Bangun Sinergitas dengan Media

Pemkab Bone Salurkan Dana Rp48 Miliar Perbulan

Lantas Polres Bone Tilang 121 Kendaraan di Operasi Simpatik


Comment