
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Ajiep Padindang menegaskan, adanya wacana penghapusan DPD hanya omong kosong. Hal ini disampaikan oleh orang atau kelompok yang cemburu dengan kinerja dan tugas anggota DPD.
Tapi, kata Ajiep, di negeri ini (Indonesia), semua bisa saja terjadi. “Walau saya mengatakan wacana penghapusan DPD adalah omong kosong, tapi hal ini bukan tak mungkin. Semua bisa saja terjadi begitu saja,” ujarnya kepada wartawan di Makassar, Jumat (1/4/2016).
Kata dia, wacana penghapusan DPD bukan lagi isu baru. Hal tersebut telah bergulir secara nasional. “Ini tak layak lagi dibahas. Hal yang utama saya harus sampaikan, saat ini DPD akan melakukan rapat dengan semua pimpinan alat kelengkapan guna membahas soal penandatangan surat rapat paripurna,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Ade Komarudin juga menegaskan adanya kajian intelektual mengenai wacana penghapusan DPD. Hal ini menyangkut sistem tata negara. Sehingga, menangapi usulan pembubaran DPD RI itu tidak boleh sembarangan, melainkan harus sesuai hukum dan politik tata negara Indonesia sendiri.
“Wacana ini bukan sembarangan, mesti kita tanggapi dengan serius. Jangan menjadikan perdebatan, tanpa kesiapan konsep. Karena eksistensi DPD itu menyangkut tata negara. Jadi jangan cepat-cepat mengambil kesimpulan. Jadi, harus hasil kajian intelektual,” ujarnya. (*)
Baca Juga
Ajiep Padindang Jadi Pembicara di Seminar Nasional UPRI Makassar
Comment