MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jumlah pendaftar di Unismuh Makassar mengalami peningkatan yang cukup luar biasa dari tahun sebelumnya. Tahun ini jumlahnya mengalami kenaikan hingga 300 persen.
Tahun yang 2018, maba yang sudah diterima baru sekitar 100 orang, per 20 Mei 2019, maba yang sudah diterima mencapai 330 orang dari 424 camaba yang mendaftar.
Hal ini disampaikan Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr. Abdul Rahman Rahim, SE, MM, didampingi Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Unismuh Makassar 2019, Dr Bahrun Amin, M.Pd, saat meninjau suasana sekretariat penerimaan maba, Senin (20/5/2019).
Prof Rahman, menyaksikan dari dekat kesiapan panitia menyambut dan melayani calon mahasiswa yang datang mendaftar.
Kepada panitia profesor pertama dosen yayasan Unismuh Makassar, Prof Rahman berpesan untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon mahasiswa, agar memberi kesan dan citra yang positif.
Ada menarik dari penerimaan mahasiswa baru 2019, kata Prof Rahman Rahim, calon mahasiswa baru yang mendaftar lebih awal bisa menghemat biaya sumbangan pembangunan (SPP) yang cukup pantastis.
Misalnya di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, pendaftar di awal pada gelombang pertama (28 Februari – 24 Mei 2019) bisa menghemat biaya pembayaran sumbangan pembangunan sekitar Rp80 juta dari total pembayaran Rp330 juta.
Berbeda pembayarannya ketika calon mahasiswa baru mendaftar di gelombang kedua (25 Mei – 6 Juli 2019), hanya bisa menghemat biaya SPP sekitar Rp 40 juta dari total pembayaran SPP Rp.330 juta.
Sedangkan yang baru mendaftar pada gelombang ketiga atau terakhir (27 Juli – 6 September 2019), mereka bayar full biaya SPP sebesar Rp330 juta.
Bahrun Amin menambahkan pihak panitia menyiapkan tiga gelombang penerimaan mahasiswa baru 2019.
Gelombang pertama, dimulai 28 Februari-24 Mei 2019, gelombang kedua dibuka, 25 Mei-6 Juli 2019 dan gelombang ketiga dimulai 27 Juli-6 September 2019. (*)
Comment