Kemensos RI Sosialisasi Program Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Lutra

Kemensos RI Sosialisasi Program Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Lutra

LUWU UTARA, BERITA-SULSEL.COM – Kementerian Sosial RI Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Wirajaya Makassar Kerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara menggelar Sosialisasi Program Rehabilitasi Sosial PD Berbasis Keluarga, Masyarakat dan Institusi, Senin, 14/10/2019) di Gedung Legiun Veteran Masamba.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik Wirajaya Makassar, Saiful Samad dalam laporannya mengatakan, BRSPDF adalah unit pelaksana teknis penyandang disabilitas kementerian sosial dibawa naungan dirjen disabilitas sosial.

“17 provinsi di wilayah kerja Indonesia timur, kita memilih Kabupaten Luwu Utara. Salah satu kabupaten yang mempunyai respon sangat baik serta kepedulian pemerintah daerah terhadap program penyandang disabilitas yang pro,” ujarnya

Saiful Samad berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan kerjasamakan dengan intansi atau SKPD terkait seperti dinas TPHP, Keswan dan Dinas P2KUKM.

“Saya tahu teman-teman di Dinas Sosial tidak mudah mendata penyandang disabilitas di Kabupaten Luwu Utara ini, sehingga bisa terkumpul sekarang 32 orang,” tutur Saiful.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengatakan, melihat saudara yang mempunyai keterbatasan fisik seperti ini, mengajarkan untuk pandai bersyukur dan bisa berbuat lebih.

“Kesyukuran kita yang lain karena balai rehabilitasi sosial penyandang disabilitas fisik menempatkan kegiatannya di Kabupaten Luwu Utara, ini adalah atensi dari kerja semua pihak yang bekerja berdasarkan empati dan saya mengapresiasi karena wawasan masyarakat juga sudah terbuka bahwa keterbatasan itu bukan aib,” ungkapnya.

Indah menambahkan, keterbatasan bukan penghalang untuk tidak produktif, ini juga salah satu motivasi bagi penyandang disabilitas karena pemerintah memberikan bantuan sebanyak 80 juta kepada 32 orang penyandang disabilitas.

“Bantuan yang akan diberikan pemerintah sebanyak 2.500.000 perorang via transfer kerekening masing-masing penyandang disabilitas,” ungkap IDP

Indah berharap, penyandang disabilitas fisik ini bisa menginspirasi saudara-saudara yang lain. (*)


Comment