
SINJAI, BERITA-SULSEL.COM – Komando distrik militer (Kodim) Kabupaten Sinjai menangkap dan menembaki setiap perusuh yang mencoba menggangu keamanan publik dalam pelaksanaan pesta demokrasi.
Hal ini dilakukan Kodim 1424 Sinjai beserta jajaranya dalam simulasi penangangan konflik komunal jelang Pilkada dengan tema melaksanakan tugas dan bantuan kepada Polri dalam rangka mengatasi terjadinya konflik di Aula Kantor Kodim Sinjai, Kamis (2/6/2015)
Kegiatan ini merupakan intruksi komando resort militer (Korem) 141 Toddopuli yang dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan dua kodim berbeda.
Komandan Kodim 1424 Sinjai, Letkol Inf Maskun Nafik SH menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan simulasi penanganan konflik yang bisa saja terjadi ketika pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang.
“Penanganan konflik dengan cara rehabilitasi dengan melibatkan seluruh personel. Hal ini bisa berjalan baik jika koordinasi yang melibatkan TNI, Polisi dan Satpol PP dilakukan secara dini,” jelasnya.
Kata duia, suhu politik jelang Pilkada sangat tinggi. Sehingga, perlu penanganan yang lebih intens lagi. “Ini bantuan TNI kepada Polri dalam mencegah tindakan aksi kriminal dan menjaga situasi keamanan di Kabupaten Sinjai,” tambahnya.
Kegiatan juga dihadiri Dandim Wajo, Perwira TNI Korem 141 Bone, Bulukumba dan seluruh personel TNI Kodim 1424 Sinjai.(ilhe).
Baca Juga
Petugas PLN Jual Listrik Curian Kepada Warga di Sinjai Selatan
Zainal Iskandar : Begini Cara Tingkatkan PAD Sinjai
Layanannya Dikeluhkan, RSUD Maros ‘Berguru’ di Sinjai
Comment