Mau Jadi Pejabat, Ayo Buruan, Jabatan Sekda Pemkot Makassar akan Dilelang

ilustrasi

lelang jabatan
lelang jabatan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Usai melakukan mutasi dan pelantikan pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Danny Pomanto kembali akan melelang jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar.

Namun, jadwal pelaksanaan proses asesment tersebut belum dipastikan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto. Katanya, dalam waktu dekat ini proses tersebut akan dilakukan.

Saat ini, kata Danny, dirinya masih fokus pada target penyelesaian program kerja dan realisasi sisa anggaran menjelang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016.

“Yang pasti jabatan Sekda harus dilelang,”kata Danny, Senin (21/6/2016).

Progres pencapaian kinerja, jelas Danny, dirinya juga ingin mempersiapkan pola evaluasi terhadap seluruh pejabat yang belum lama ini dilantik.

Tak hanya itu, Danny hingga saat ini kembali juga menyiapkan mutasi dan pelantikan 143 kepala kelurahan. ”Ini dulu kita benahi baru fokus ke lelang jabatan sekda. Saya akan rapat kerja dulu bersama kepala SKPD,”ujar pimpinan berlatar belakang konsultan tata ruang ini.

Usai bulan Ramadan nantinya, ujar Danny, dirinya kembali mengagendakan pelantikan kepala kelurahan dan penempatan sejumlah aparat pemerintahan pada jabatan lowong di 143 kantor kelurahan. Hingga saat ini ada tiga nama pejabat Pemkot Makassar yang nantinya bersaing untuk menduduki jabatan Sekkot Makassar, yakni Asisten I bidang pemerintahan, Sabri, Kepala Inspektorat Makassar, Zainal Ibrahim, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Iman Hud.

Para pejabat yang baru saja dilantik, tambah Danny, diberi deadline waktu untuk bekerja lebih maksimal dienam bulan kedepannya. Hasil kinerja mereka akan disampaikan langsung secara transparan kepada masyarakat kota ini.

”Saya akan buka hasil kerja mereka, biar masyarakat yang menilai. Evaluasi mereka kita agendakan per enam bulan, termasuk mereka yang diangkat sebagai pelaksana tugas,”ungkap Danny.

Untuk pelaksana tugas (Plt) pada jabatan kepala dinas, lanjut orang nomor satu di Makassar ini, berpotensi akan menjadi pejabat defenitif apabila bisa menunjukkan kinerja yang maksimal.

”Mereka punya kesempatan, saya nilai mulai hari kinerjanya. Namun, untuk mengangkat pejabat defenitif harus melalui proses lelang jabatan lagi,”terang Danny.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh menyatakan siap meninggalkan jabatannya jika pimpinan menginginkannya.

“Jabatan sekda tidak ada waktu, tergantung siapa yang mau pakai. Pelaksanaannya sangat panjang, karena harus dilelang,” terangnya.

Terpisah, Kasatpol PP Makassar, Iman Hud secara terpisah mengungkapkan dirinya siap bertarung secara sehat jika diamanahkan menjadi kandidat Sekkot Makassar.

Namun, jelas Imam, dirinya akan memberikan kesempatan kepada pendahulu atau senior yang terlebih dahulu mengecap asam manis dinamika dunia pemerintahan.

“Jika memenuhi syarat, saya juga siap, kita bertarung secara sehatlah. Tapi, saya masih mau di lapangan. Masih ada senior senior yang lebih mampu dibandingkan saya,” ujarnya. (rez)

Baca Juga

Danny Pomanto Resmikan Gedung Baru RS Stella Maris

SYL dan Danny Pomanto Sidak Harga Sembako di Mall


Comment