Selain Dituduh Curi Ikan, Nelayan di Bone Juga Diparangi Hingga Kritis

ilustrasi
ilustrasi

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Seorang warga Jalan KH Syamsuddin, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Supardi Bin Baco Bone (25), dianiaya oleh tiga orang nelayan, lantaran dituduh mencuri ikan, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bajoe, sekitar pukul 13.15 Wita. Minggu, (17/1/2016).

Informasi dihimpun, BERITA-SULSEL.COM, awalnya Supardi yang berprofesi sebagai nelayan berangkat ke tempat pendaratan ikan untuk bekerja. Setelah sampai di tempat pembongkaran ikan, ada salah satu pembeli ikan kehilangan ikan dan seketika itu, korban (Supardi) dituduh mengambilnya sehingga masyarakat yang ada dilokasi atau tempat kejadian perkara bersama ingin menghakimi korban, tetapi korban sempat melarikan diri dengan cara melompat ke laut dan bersembunyi didalam kapal.

Setelah korban (Supardi) menganggap sudah aman, lalu korban pun naik ke daratan dan ingin kembali ke rumahnya, tiba-tiba dihadang oleh tiga orang pelaku, yakni Ciwang (25) bersama rekannya warga Polewali Kecamatan Barebbo langsung menganiaya korban dengan cara memarangi pada bagian paha kanan, tumit kaki kiri dan kaki kanan, betis sebelah kanan, sehingga korban mengalami luka terbuka dan juga sempat ditodong dengan menggunakan senjata api.

Akibat dari penganiayaan itu, korban yang kritis setelah mengalami luka sabetan senjata tajam berupa parang itu harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Tenriawaru Bone guna mendapatkan perawatan intensif.
Sedangkan tiga pelaku penganiayaan langsung melarikan diri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian dari Sektor Polsek Tanete Riattang tengah melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku penganiayaan tersebut. (Yus)

baca juga

Demam Berdarah Mewabah di Bone

Pemda Bone Ngotot Beli Mobil Dinas Bupati Rp1,7 Miliar

WOW.. Harga Mobil Dinas Bupati Bone Capai Rp1,7 Miliar

Pemuda di Bone Ini Tega Bantai Ayah Kandungnya Hingga Tewas

Pidsus Kejari Watampone Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi di Bone


Comment