Demam Berdarah Mewabah di Bone

ilustrasi
ilustrasi

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk Aedes Ageypti mulai mewabah di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (16/1/2016), saat ini jumlah pasien yang dirawat inap di Puskesmas Kahu mencapai 40 orang. Dari jumlah tersebut berasal dari beberapa desa di Kecamatan Kahu diantaranya Sanrego 3 orang, Masago 3 orang, Bonto Padang 2, orang, Patimpeng 3, Labuaja 2, Cenrana 5, Palattae 5, Batulappa 9, Palakka 3, Kajuara 2, Laburasseng 1. Latellang 1, Gattareng 1, dan Carima 1.

Dari banyaknya pasien DBD, yang membludak sebagian terpaksa dirawat dilorong-lorong atau lobi-lobi dengan melantai

Kepala Puskesmas Kahu, A Jamaluddin, membenarkan kalau jumlah pasien rawat inap ditempatnya mencapai 40 orang.

“Iya benar disini pasien yang dirawat inap berasal dari beberapa desa, namun karena keterbatasan tempat tidak memadai, maka terpaksa dirawat di lorong selasar atau di lobi Puskesmas dengan melantai. Ada juga yang dirujuk ke Rumah Sakit Sinjai 3 orang dan RSUD Tenriawaru 2 orang,”ujarnya.

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bone, dr.Muh Yusuf,SKM, M.Kes mengungkapkan bahwa, meski banyak pasien penyakit DBD, namun di Kabupaten Bone belum termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Kasus demam berdarah yang terjadi di Kabupaten Bone saat ini belum termasuk KLB. Memang ada peningkatan kasus di awal tahun ini, tetapi belum memenuhi kriteria KLB,”ungkapnya.

Lanjut, Yusuf menambahkan, saat ini pihaknya menggiatkan sosialisasi dan fogging di sejumlah pemukiman warga.

“Petugas penyuluh kesehatan kami tekankan agar gencar mengarahkan warga melakukan pembersihan lingkungan terutama 3M yakni menguras, membersihkan, dan mengubur wadah yang bisa menjadi penampungan air,”tambahnya.

Dia pun menegaskan kalau nyamuk Aedes Aegypti penyebar DBD berkembangbiak pada genangan air yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

“Kami kembali tegaskan bahwa fogging itu hanya bisa memusnahkan nyamuk dewasa dan tidak bisa membunuh jentik nyamuk. Lagipula, penyemprotan asap hanya bisa dilakukan ketika sudah ada kasus,”tegasnya. (Yus)

baca juga

Pemda Bone Ngotot Beli Mobil Dinas Bupati Rp1,7 Miliar

WOW.. Harga Mobil Dinas Bupati Bone Capai Rp1,7 Miliar

Pemuda di Bone Ini Tega Bantai Ayah Kandungnya Hingga Tewas

Pidsus Kejari Watampone Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi di Bone

Kapolres Bone Raih Penghargaan Pertanian


Comment