Puluhan Pengurus PAN Sinjai Ancam Berhenti jadi Kader, Ini Alasannya..

ilustrasi
ilustrasi

SINJAI, BERITA-SULSEL.COM – Puluhan kader terbaik Partai Amanat Nasional (PAN) di Kabupaten Sinjai menyatakan akan mundur jika Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel menetapkan Mappahakkang sebagai ketua dan Hamzah Rahim sebagai sekretaris.

Hal ini disampaikan mantan Sekertaris DPD PAN Sinjai Periode 2011-2016, Saad Akmal M kepada berita-sulsel.com, Rabu (10/8/2016). Menurutnya, saat menentukan ketua DPD PAN Sinjai, DPW tidak mengikuti aturan main sebagaimana diatur dalam AD/ART.

“Kami telah menemui Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi. Kami tak menemukan jawaban atas keputusan tersebut,” ujarnya.

Kata Saat, jika Musda PAN tak berjalan dengan baik, maka DPW akan mengambil alih dengan cara memilih ketua dari lima formatur dengan cara duduk bersama. “Kami mendapat informasi, DPW telah menetapkan ketua DPD PAN Sinjai tanpa melibatkan empat formatur lain,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC PAN Sinjai Timur yang juga formatur, Awaluddin Adil. Kata dia, mayoritas kader PAN di Sinjai menolak Mappahakkang. “Saat ini Mappahakkang menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Sinjai. Namun, pola pemilihan yang dilakukan DPW tak sejalan dengan aturan,” ujarnya.

Baca Juga

Kepsek dan Guru Honorer MTSS Darul Falah Sinjai ini Sebut Muridnya Pelacur

Cegah Narkoba, BNK Sinjai Tes Urine Pegawai Rutan dan Narapidana

Pengadaian Ajak Masyarakat Sinjai Menabung Emas

Awaluddin juga menyayangkan aturan partai yang mengharuskan Ketua DPD PAN Sinjai harus pengusaha dan anggota DPRD. “Jika Mappahakkang ditetapkan sebagai ketua, kami sebagai kader akan mundur,” ujarnya.

Sebelumnya, DPW PAN Sulsel telah menetapkan ketua dan sekretaris DPD di empat kabupaten/kota di Sulsel yakni Kabupaten Sinjai, Luwu, Luwu Utara dan Kota Parepare.

Untuk DPD PAN Sinjai, keputusan rapat harian DPW PAN Sulsel menetapkan Mappahakkang sebagai ketua dan Hamzah Rahim sebagai sekretaris. Kabupaten Luwu, Yani Mulake (Ketua) dan Bahar (Sekretaris).

Sedangkan Kabupaten Luwu Utara ditetapkan Karemuddin (Ketua), Hasruddin Haris (Sekretaris), H. Mustamin Makkasau (Bendahara) dan Muh. Ibrahim (Bapilu).

Untuk Kota Parepare ditetapkan Andi Firdaus Djollong (Ketua), Kurtafati (Sekretaris), Musdalifa pawe (Bendahara), Andi Arwin (POK).(Ilhe).


Comment