
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang didirikan17 september 1945 dengan tujuan membantu korban bencana alam dengan pelayanan kesehatan dan tim medis hingga transfusi darah.
Keberadaan Unit Transfusi Darah PMI diakui telah banyak memberikan manfaat dan pertolongan bagi para pasien/penderita sakit yang sangat membutuhkan darah. Ribuan atau bahkan jutaan orang terselamatkan jiwanya berkat pertolongan Unit Transfusi Darah PMI. Demikian pula halnya dengan pelayanan kesehatan, hampir di setiap PMI di berbagai daerah memiliki poliklinik.
Namun, PMI di Kabupaten Soppeng tak seperti itu, organisasi ini fakum, bahkan terbilang mati. Masyarakat sulit mendapatkan donor darah ketika melakukan pengobatan, termasuk saat operasi di rumah sakit.
Keluhan ini disampaikan Riswandi, salah satu Warga Jalan Kemakmuran, Kabupaten Soppeng, Sabtu (17/9/2016). Kata dia, sudah bertahun PMI Soppeng tak akatif, namun dirinya tak mengetahui pasti apa penyebanya.
“Saya tak tahu apa penyebabnya PMI tidak diaktifkan, kadang ada orang yang hendak mengambil darah bertanya, kenapa kantor PMI tutup,”ujarnya.
Kata dia, walau PMI sudah lama tak aktif, pemerintah Kabupaten Soppeng seakan tak mau tahu. “Jika bertanya kenapa PMI tak aktif, Pemda Soppeng pura-pura tak tahu alias pura-pura bego,” kesalnya.
Hal senada disampaikan Eni yang juga warga Soppeng. Menurutnya, sangat ironi dimana PMI yang merupakan salah satu organisasi besar, malah dikucilkan disini, tak ada perhatian sama sekali dari pemerintah setempat.
Di akuinya, pemerintah setempat melakukan pembiaran dengan tidak memperhatikan PMI. Pasalnya sudah banyak keluhan yang masuk, namun seakan pemerintah tutup mata akan hal ini.
Baca Juga
Selle Ks Dalle Sebar Atribut Partai Demokrat di Soppeng
Bupati Soppeng Buat Kontrak Kinerja Khusus dengan Pejabatnya
Begini Persiapan Nasdem Soppeng Hadapi Pemilu 2019
“Sudah banyak laporan yang masuk namun entah kenapa tak ada tindakan sama sekali dari pemerintah, Mereka pura-pura tak mendengar dan melihat saja. PMI di soppeng berbanding terbalik dengan pramuka yang kegiatannya selalu diperhatikan, khususnya acara perkemahan,”kesal eni.
Sementara Wakil Bupati Soppeng, Supriansa saat di konfirmasi melalui whatsApp tak faham akan tidak aktifnya PMI di Soppeng. “Maaf saya kurang memahami penyebabnya. Nanti saya coba cari tau juga,” jelasnya singkat.
HENRIK
Comment