[caption id="attachment_11427" align="aligncenter" width="640"] Tak Punya IPAL, Limba RS Latemmamala Soppeng Entah Dibuang Dimana[/caption]
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM - Limbah yang dihasilkan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan kimia yang cukup tinggi.Sehingga. limbah yang dihasilkan rumah sakit harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan masalah lingkungan maupun kesehatan masyarakat.Walau menyadari ancaman bahaya limba tersebut, manajemen rumah sakit umum daerah Latemmamala Kabupaten Soppeng di Jalan Malaka Raya tak mengelola mengelolanya dengan baik. Hal in terlihat dengan belum adanya Istalansi Pemgolahan Air Limbah (IPAL).Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Sarana dan Prasarana RS Latemmamala Soppeng, Ruslan mengatakan, limbah rumah sakit saat ini ditampung dalam satu bak, jika sudah penuh akan disedot.Hanya saja. Ruslan tak mengetahui limbah tersebut dibuang kemana. "Ada dua bak penampungan limbah disini. Jika penuh akan disedot menggunakan mobil tinja, tapi saya tak tahu pasti dimana dibuang limbah tersebut," terangnya, Rabu (12/10/2016).Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Latemmamala Soppeng, Yanwar Saipul mengatakan, sebelumnya pihaknya memiliki IPAL, namun memiliki masalah hukum sehingga tak dikerjakan."Saat ini sudah ada penetapan, jadi sudah bisa dikerja, dulu kami tak berani karena masih dalam proses hukum. Takutnya, nanti orang berasumsi lain," ujarnya.Hal senada disampaikan Kepala Bidang Perencanaan, Sarana dan Prasarana RSUD Latemmamala Soppeng, Kartini. Kata dia, saat ini ada dua opsi yang dipilih dalam pekerjaan IPAL, yakni menggunakan alat layak dipakai atau tidak.Baca JugaWarga Transmigrasi di Soppeng Tak Tersentuh Layanan Kesehatan PemerintahHebat, Pemda Soppeng Bagikan Raskin Secara GratisRS Soppeng Tak Punya IPAL, Wabup Arahkan Keranah Hukum"Untuk anggaran tahun depan untuk pembelian mesin sudah tak dianggarakan karena sudah ada, hanya, jaringanya saja yang akan dianggarkan, artinya pipa-pipa sambungan untuk dikonekkan kesetiap gedung untuk menampung limbah disatu tempat," ujarnya.Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Supriansa mengatakan, anggaran pembagunan IPAL di RS Latemamala sementara digodok.Henrik
Tak Punya IPAL, Limba RS Latemmamala Soppeng Entah Dibuang Dimana
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Limbah yang dihasilkan rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat. Limbah tersebut mengandung senyawa organik dan kimia yang cukup tinggi.
Sehingga. limbah yang dihasilkan rumah sakit harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan masalah lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Walau menyadari ancaman bahaya limba tersebut, manajemen rumah sakit umum daerah Latemmamala Kabupaten Soppeng di Jalan Malaka Raya tak mengelola mengelolanya dengan baik. Hal in terlihat dengan belum adanya Istalansi Pemgolahan Air Limbah (IPAL).
Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Sarana dan Prasarana RS Latemmamala Soppeng, Ruslan mengatakan, limbah rumah sakit saat ini ditampung dalam satu bak, jika sudah penuh akan disedot.
Hanya saja. Ruslan tak mengetahui limbah tersebut dibuang kemana. “Ada dua bak penampungan limbah disini. Jika penuh akan disedot menggunakan mobil tinja, tapi saya tak tahu pasti dimana dibuang limbah tersebut,” terangnya, Rabu (12/10/2016).
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Latemmamala Soppeng, Yanwar Saipul mengatakan, sebelumnya pihaknya memiliki IPAL, namun memiliki masalah hukum sehingga tak dikerjakan.
“Saat ini sudah ada penetapan, jadi sudah bisa dikerja, dulu kami tak berani karena masih dalam proses hukum. Takutnya, nanti orang berasumsi lain,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Perencanaan, Sarana dan Prasarana RSUD Latemmamala Soppeng, Kartini. Kata dia, saat ini ada dua opsi yang dipilih dalam pekerjaan IPAL, yakni menggunakan alat layak dipakai atau tidak.
RS Soppeng Tak Punya IPAL, Wabup Arahkan Keranah Hukum
“Untuk anggaran tahun depan untuk pembelian mesin sudah tak dianggarakan karena sudah ada, hanya, jaringanya saja yang akan dianggarkan, artinya pipa-pipa sambungan untuk dikonekkan kesetiap gedung untuk menampung limbah disatu tempat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Supriansa mengatakan, anggaran pembagunan IPAL di RS Latemamala sementara digodok.
Comment