
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Bupati Soppeng Supriansa bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ridwan MR menghadiri rapat koordinasi nasional (Raparnas) Rebranding Program Adipura menuju kota berkelanjutan di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI), Senin (17/10/2016) di Jakarta.
Wakil Bupati Soppeng, Supriansa manfaatkan kesempatan menyampaikan persoalan di Soppeng. Pasalnya, ada beberapa desa di Soppeng masuk kawasan hutan lindung, membutuhkan menanganan khusus dari pemerintah pusat. Hal ini diharapkan agar tidak saling tumpang tindih dengan pembangunan di daerah.
Menurut Supriansa, permandian air panas Lejja mempunyai dualisme pengelolaan. Untuk itu, kiranya permandian tersebut diserahkan kepemerintah kabupaten.
Baca Juga
Begini Cara Dinas Pendidikan Soppeng Dorong Pemenuhan Sumber Daya Manusia Berkualitas
Kasat Lantas Polres Soppeng Pastikan Polisi Pungli Dipidana
Walau Tahap Pemulihan Pasca Sakit, Sekda Pemda Soppeng Tuntaskan Pekerjaan
“Saya sempat sampaikan kepada ibu menteri, permandian air panas Lejja Soppeng itu dualisme pengelolahnya, ada tiket dari Pemda serta kehutananan. Soppeng juga ingin mengembangkan kawasan wisata, perlu status yang jelas, hal ini saya sampaikan selesai acara,” ujarnya Supriansa, Selasa (18/10/2016).
Henrik
Comment