Babak Baru untuk Tanah dan Tata Ruang di Mamminasata

Sosialisasi Go Green Kawasan Mamminasata di salah satu hotel di Makassar, Selasa, (8/11/2016).
Sosialisasi Go Green Kawasan Mamminasata di salah satu hotel di Makassar, Selasa, (8/11/2016).

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Makassar Achmad Yusran mengatakan, sejak meleburnya tata ruang dan pertanahan dalam Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Penyelenggaraan pertanahan di Sulawesi Selatan, khususnya kawasan terpadu Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata) telah memasuki babak baru karena memiliki peran strategis untuk memastikan tanah dan tata ruang dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.

Semoga dengan semangat Hari Tata Ruang 8 November 2016, lanjut Yusran, dapat menjadi momentum untuk menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, serta upaya melibatkan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pertanahan dan tata ruang kawasan Mamminasata di Sulawesi Selatan.

“Semoga dengan filosofi senang memudahkan tetapi tidak dengan menggampangkan jadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang perencanaan, pemanfaatan, dan pelestarian tata ruang yang nyaman untuk semua masyarakat,” kata Yusran, Selasa, (8/11/2016) di sela acara sosialisasi Go Green Kawasan Mamminasata di salah satu hotel di Makassar

Sementara itu, peserta kegiatan diikuti sejumlah SKPD terkait dilingkup Mamminasata Sulawesi Selatan.(*)


Comment